Pelatih Dragan Talajic tidak senang dengan para penggemar Indonesia. |
"Saya sungguh sedih karena sekitar 60.000 penonton di stadion tidak menunjukkan rasa hormat kepada negara kita. Saya yakin Indonesia bisa berbuat lebih baik dari ini," Bola mengutip pernyataan pelatih Talajic setelah pertandingan, dengan nada kecewa.
Kapten tim nasional Bahrain ingin menyoroti cemoohan dan perilaku tidak hormat terhadap tim tamu dari para penggemar tuan rumah. Di Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), tim Bahrain menghadapi cemoohan dan ejekan dari penonton tuan rumah sepanjang pertandingan.
Bahkan tindakan permusuhan dari para penggemar Indonesia dimulai begitu bus tim tiba di stadion. Panitia penyelenggara harus mengatur dua kendaraan lapis baja untuk mengawal tim Bahrain ke Gelora Bung Karno.
Saat pertandingan dimulai, puluhan ribu penonton di stadion berulang kali meneriakkan kata "mafia" untuk menyerang tim tamu. Reaksi ini muncul setelah hasil imbang 2-2 antara kedua tim di leg pertama di Rifa, di mana Bahrain mencetak gol peny equalizer berkat keputusan kontroversial wasit di waktu tambahan.
Pelatih asal Kroasia itu menolak menyalahkan para pemainnya setelah kekalahan 0-1, dan malah terus mengarahkan kritiknya kepada para penggemar Indonesia: “Saya tidak bisa mengatakan hal negatif apa pun tentang pemain saya. Mereka sudah berusaha sebaik mungkin bermain dalam kondisi yang luar biasa. Para penggemar terlalu berisik, terlalu banyak cemoohan. Para pemain sudah berusaha, tetapi kali ini kami tidak bisa menang.”
Ketika ditanya apakah tekanan dari penonton telah memengaruhi moral para pemain Bahrain, pelatih Talajic menegaskan: “Tidak, itu tidak memengaruhi mentalitas para pemain. Suasana di sini sangat meriah, dan itu bagus untuk sepak bola. Tetapi seperti yang saya katakan, saya tidak menerima 60.000 orang di stadion yang menunjukkan ketidak уваan terhadap simbol atau Kerajaan Bahrain. Itu salah, meskipun semuanya baik-baik saja.”
Ia juga mengakui timnya tidak tampil sebaik yang diharapkan: "Kami tidak senang dengan penampilan kami. Bahrain seharusnya bisa lebih baik. Kami menyesal tidak mampu menunjukkan potensi penuh kami. Namun, dalam dua pertandingan tersisa di grup ini, kami akan terus berusaha membuktikan diri dan mengincar kemenangan."
Sumber: https://znews.vn/hlv-bahrain-buc-xuc-vi-cdv-indonesia-post1540878.html






Komentar (0)