Ini adalah kali pertama Jepang dan Brasil saling berhadapan dalam pertandingan babak gugur di Piala Dunia. Sebelumnya, kedua tim bertemu di babak penyisihan grup Piala Dunia 2006, tetapi belum pernah saling berhadapan di babak gugur turnamen paling bergengsi di planet ini.

Setelah lawan ditentukan, pelatih Hajime Moriyasu mengungkapkan keyakinannya alih-alih kekhawatiran. Pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan bahwa Brasil adalah lawan yang sangat kuat, tetapi Jepang berhak untuk berpikir tentang kemenangan.
"Saya pikir pertandingan melawan Brasil akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi perkembangan sepak bola Jepang. Mereka adalah tim kelas atas, tetapi kami juga memiliki peluang untuk menang. Yang terpenting adalah seluruh tim mempersiapkan diri dengan matang dan memasuki pertandingan dengan tingkat kepercayaan diri tertinggi," ujar Pelatih Moriyasu.
Pakar strategi Jepang itu juga mengingat kemenangan 3-2 melawan Brasil dalam pertandingan persahabatan tahun lalu. Menurutnya, hasil itu akan meningkatkan kepercayaan diri para pemainnya menjelang pertandingan ulang yang penting.
"Tahun lalu kami mengalahkan Brasil dan itu akan menjadi motivasi besar. Kami menghormati lawan kami tetapi kami tidak takut pada tim mana pun. Jika kami ingin menjadi salah satu tim papan atas di dunia , Jepang harus siap menghadapi lawan terkuat," tegas Moriyasu.
Pertandingan antara Jepang dan Brasil akan berlangsung pada pukul 00:00 tanggal 30 Juni (waktu Vietnam).
Pertandingan ini dianggap sebagai salah satu pertandingan paling penting di babak 32 besar, karena perwakilan terbaik Asia bertekad untuk menciptakan kejutan melawan salah satu tim paling sukses dalam sejarah Piala Dunia.
Sumber: https://baovanhoa.vn/the-thao/hlv-moriyasu-nhat-ban-khong-e-ngai-brazil-240528.html


























































