Tahu tapi masih kaget
Sejak 10 Mei, diumumkan bahwa harga listrik akan disesuaikan dengan kenaikan sebesar 4,8% dari harga eceran rata-rata listrik saat ini, sehingga harga listrik rata-rata naik menjadi lebih dari 2.200 VND/kWh. Informasi ini disebarluaskan oleh media. Meskipun mereka sudah mengetahuinya sebelumnya, ketika tiba saatnya membayar tagihan listrik, banyak keluarga terkejut dengan kenaikan yang tinggi tersebut, dan jelas merasakan tekanan saat memegang tagihan.
Bapak Dang Van Hoi, Desa Luong Tru, Kecamatan Tien Lu, mengatakan: “Sebelumnya, keluarga saya menghabiskan sekitar 700.000-900.000 VND untuk listrik setiap bulan. Namun, Juni lalu, tagihan listrik meningkat menjadi hampir 1,3 juta VND. Banyak rumah tangga di desa, baik rumah tangga bisnis maupun rumah tangga biasa, berada dalam situasi serupa, dengan beberapa rumah tangga menghabiskan lebih dari 2 juta VND/bulan.
Di komune Khoai Chau, Bapak Do Quang Chung berkata: Bulan lalu, keluarga saya menghabiskan sekitar 1,2 juta VND untuk listrik, tetapi bulan ini tiba-tiba meningkat menjadi 2,2 juta VND. Keluarga saya belum pernah membayar tagihan listrik setinggi ini.
Beberapa toko ritel kecil mengatakan mereka berada dalam situasi sulit karena daya beli telah menurun tajam sejak tahun lalu, tanpa tanda-tanda perbaikan, sementara harga bahan baku dan barang konsumsi terus meningkat. Sementara mereka memikirkan cara untuk meningkatkan bisnis mereka, pengeluaran (termasuk tagihan listrik) justru membuat mereka semakin khawatir.
Mengapa faktur tagihan listrik tinggi?
Menurut para ahli dan perwakilan industri kelistrikan, ada dua alasan utama kenaikan tagihan listrik yang tajam: pertama, harga eceran rata-rata listrik telah meningkat sebesar 4,8% sejak 10 Mei 2025, menjadi VND2.204/kWh (belum termasuk PPN). Kedua, suhu tinggi menyebabkan peralatan pendingin beroperasi lebih lama, lebih lama, dan dengan kapasitas lebih besar, sehingga menyebabkan peningkatan konsumsi listrik yang tajam.
Ibu Dinh Thi Hong, Wakil Kepala Departemen Penjualan, Perusahaan Listrik Hung Yen, mengatakan, "Setiap musim panas tiba, jumlah pertanyaan dan keluhan dari pelanggan terkait tagihan listrik yang tinggi semakin meningkat. Namun, setelah ditelusuri, ditemukan bahwa peningkatan tersebut sepenuhnya disebabkan oleh peningkatan konsumsi listrik rumah tangga, bukan karena kesalahan pembacaan meter atau perhitungan tagihan."
Perusahaan Listrik Hung Yen menyatakan bahwa sejak awal Mei, konsumsi listrik rumah tangga terus meningkat. Jam-jam puncak seperti pukul 10.00-14.00 dan 19.00-23.00 mencatat penggunaan listrik jauh melebihi rata-rata, terutama karena perangkat berkapasitas tinggi seperti AC, mesin cuci, kompor induksi, pemanas air, dll. beroperasi secara bersamaan.
Menariknya, menurut penelitian, AC menyumbang 28-64%, terkadang hingga 80%, dari total konsumsi listrik rumah tangga di musim panas. Ketika suhu luar ruangan meningkat 1 derajat Celsius, konsumsi listrik AC juga meningkat sekitar 2-3%. Hal ini menjelaskan mengapa durasi penggunaan AC tidak berubah, tetapi tagihan listrik meningkat tajam karena cuaca yang lebih panas dan mesin yang menggunakan lebih banyak listrik.
Selain itu, kebiasaan yang tampak tidak berbahaya seperti menyetel suhu AC terlalu rendah, tidak mematikan perangkat saat meninggalkan ruangan, atau menggunakan banyak perangkat elektronik secara bersamaan juga menjadi alasan tagihan listrik "melonjak".
Bagaimana cara menghemat listrik?
Menghadapi cuaca panas yang berkepanjangan, Perusahaan Listrik Hung Yen menganjurkan agar masyarakat menggunakan listrik secara hemat dan efisien untuk membatasi tagihan listrik yang tinggi dan mengurangi beban pada jaringan listrik. Khususnya, disarankan untuk mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, menghindari penggunaan peralatan berdaya tinggi selama jam sibuk (pukul 10.00-14.00 dan 19.00-23.00), dan tidak menggunakan banyak perangkat secara bersamaan untuk menghindari kelebihan beban. Masyarakat sebaiknya memprioritaskan peralatan hemat energi berlabel energi efisiensi tinggi, beralih ke bohlam LED, AC inverter, dll.
Selain itu, pelanggan dapat dengan mudah melacak indeks konsumsi listrik melalui aplikasi EVNNPC CSKH atau situs web https://npc.com.vn dan https://pchungyen.npc.com.vn. Fitur "Pencarian Indeks Meter" dan "Konsumsi Listrik" membantu melacak konsumsi listrik harian dan bulanan, serta memungkinkan pengaturan ambang batas peringatan ketika daya yang diinginkan terlampaui.
Menggunakan listrik secara ekonomis tidak hanya membantu mengurangi biaya hidup tetapi juga berkontribusi dalam melindungi sumber daya energi nasional, membatasi risiko kelebihan beban dan pemadaman listrik lokal selama puncak hari-hari panas.
Sumber: https://baohungyen.vn/hoa-don-tien-dien-tang-vot-hieu-dung-de-chu-dong-tiet-kiem-3182260.html
Komentar (0)