Pada bulan Maret, tidak sulit untuk menemukan deretan pohon kapuk merah yang cerah di setiap desa di Vietnam Utara. Namun, di ibu kota kuno Hue, jarang sekali melihat pohon kapuk berbunga. Terlepas dari kelangkaannya, ketinggiannya yang mencolok, ketika bunganya muncul, menciptakan pemandangan yang familiar sekaligus unik.
Saat ini, berjalan di sepanjang jembatan Da Vien, banyak orang akan terpesona oleh keindahan luar biasa dari bunga kapuk berwarna merah cerah.
Gugusan bunganya sebesar telapak tangan, menampilkan warna-warna yang cerah.
Bunga kapuk memiliki ciri khas yang sangat unik: bunga ini tidak tumbuh bergerombol rapat, tetapi mekar dengan warna merah cerah secara bersamaan.
Meskipun tidak sebanyak di provinsi-provinsi utara, pohon kapuk di Hue memiliki keindahan yang unik dan menakjubkan, berkat suasana romantis ibu kota kuno tersebut.
Saat bunga kapuk mekar, saat itulah Hue memasuki musim wisata terindah. Foto tersebut menunjukkan pohon-pohon kapuk besar, dengan bunganya yang bermekaran di sepanjang jalur jogging di tepi Sungai Perfume.
Pada saat itu, burung-burung juga berbondong-bondong kembali, bertengger di cabang-cabang pohon kapuk untuk menghisap nektar.
“Bunga ini jarang terlihat di Hue. Bunga kapuk benar-benar istimewa, warna merahnya yang cerah menonjol di tengah lanskap hijau subur Hue. Di sore hari, berjalan-jalan di sepanjang jalan setapak ini untuk mengagumi bunga kapuk yang mekar dan mendengarkan kicauan burung… sungguh menenangkan,” ujar Ibu Mai Kim Anh (36 tahun, Kota Hue).
Di sudut lainnya, bunga kapuk menampilkan warna-warna cerahnya, menerangi jalan-jalan ibu kota kuno tersebut.
Sebuah pohon kapuk besar, dengan cabang-cabangnya yang dipenuhi bunga merah cerah, berdiri di samping benteng Hue.
Bunga kapuk tampak seperti terbakar, menambah keindahan yang mempesona pada lanskap ibu kota kuno tersebut.
Tautan sumber







Komentar (0)