Porto berada dalam posisi yang kurang menguntungkan setelah kalah 0-1 dari Inter Milan di leg pertama. Namun, defisit satu gol bukanlah masalah besar. Tim Portugal memasuki leg kedua dengan tekad yang kuat, jelas berniat untuk bermain menyerang dan mencetak gol lebih awal. Porto memberikan tekanan tanpa henti sejak peluit pembukaan dibunyikan.
Porto 0-0 Inter Milan
Porto mendominasi Inter Milan di kandang sendiri pada leg kedua babak 16 besar. Tim Portugal itu memiliki penguasaan bola dua kali lipat dan melepaskan 23 tembakan. Namun, penampilan luar biasa ditunjukkan oleh kiper Andre Onana dan lini pertahanan Inter Milan.
Sebaliknya, Inter Milan juga memiliki beberapa serangan balik yang patut diperhatikan. Namun, Lautaro Martinez dan rekan-rekan setimnya gagal memanfaatkannya. Hal ini memungkinkan Porto untuk tetap memiliki harapan hingga menit-menit terakhir pertandingan dan memberikan tekanan besar pada pertahanan lawan.

Inter Milan telah mencapai perempat final Liga Champions.
Tim tuan rumah memiliki serangkaian peluang menjanjikan menjelang akhir pertandingan. Seorang pemain Porto sempat membentur mistar gawang. Namun, tim Portugal itu gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol. Peluang-peluang tersebut terbuang sia-sia, yang sangat mengecewakan para pemain Porto.
Setelah dua babak, para penyerang tim tuan rumah gagal mencetak gol melawan Inter Milan. Perwakilan Serie A tersebut mempertahankan hasil imbang 0-0 dan menang agregat 1-0 setelah dua leg. Inter Milan melaju ke perempat final.
Hasil: Porto 0-0 Inter Milan (skor agregat: 0-1)
Manh Khoi
Bermanfaat
Emosi
Kreatif
Unik
Kemarahan
Sumber






Komentar (0)