Festival Kuil Hung. Foto: Ilustrasi |
Ke mana pun orang pergi, mereka akan menemukan jalan kembali.
Ingatlah Hari Peringatan Leluhur pada hari kesepuluh bulan ketiga kalender lunar.
Lagu rakyat ini telah menggema di hati setiap orang Vietnam selama beberapa generasi, mengingatkan mereka akan asal usul kebangsaan mereka. Legenda menceritakan bahwa Raja-raja Hung berperan penting dalam merebut kembali tanah, memperluas wilayah, dan membangun negara Van Lang dengan nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan tradisi yang unik. Prestasi mereka dalam bidang pertanian , kepercayaan, adat istiadat, dan cara hidup yang sederhana namun penuh kasih sayang telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi bangsa Vietnam selama ribuan tahun sejarah.
Kisah-kisah patriotisme dan semangat perlawanan yang tak tergoyahkan terhadap penjajah asing sejak zaman Raja-raja Hung selalu menjadi sumber inspirasi yang tak ada habisnya bagi generasi-generasi selanjutnya. Mengingat dan menghormati Raja-raja Hung mengungkapkan rasa syukur dan menegaskan bahwa setiap orang Vietnam saat ini adalah keturunan yang melanjutkan tekad teguh leluhur mereka.
Hari Peringatan Raja-Raja Hung adalah festival di mana keturunan dari seluruh penjuru kembali ke Phu Tho untuk menyalakan dupa sebagai ungkapan syukur, dan merupakan kesempatan untuk melestarikan keindahan budaya tradisional. Festival Kuil Hung, dengan prosesi, persembahan dupa, dan kegiatan budaya rakyat seperti nyanyian Xoan, wayang air, dan permainan gendang perunggu, tidak hanya menghidupkan kembali suasana kepahlawanan bangsa tetapi juga membantu generasi muda untuk lebih memahami asal-usul mereka.
Setiap tahun, jutaan orang dari seluruh negeri berziarah ke Kuil Hung untuk mempersembahkan hadiah dan mengungkapkan rasa syukur mereka. Di luar upacara yang khidmat, semangat festival ini menyebar ke seluruh negeri. Banyak tempat menyelenggarakan kegiatan peringatan seperti kompetisi membuat banh chung dan banh day – kue-kue dengan makna mendalam yang berkaitan dengan langit, bumi, dan bakti kepada orang tua. Kebiasaan-kebiasaan ini membantu melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya Vietnam di era modern.
Festival Peringatan Raja-Raja Hung tidak hanya memiliki makna spiritual tetapi juga melambangkan persatuan nasional. Setiap orang Vietnam, terlepas dari tempat tinggal atau pekerjaan mereka, memiliki rasa bangga yang sama terhadap asal-usul mereka ketika menyebutkan Hari Peringatan Raja-Raja Hung. Hal ini menciptakan ikatan yang kuat yang menghubungkan antar generasi, antara orang-orang di dalam negeri dan warga Vietnam di luar negeri.
Dalam konteks integrasi internasional, nilai-nilai tradisional ini menjadi lebih penting dari sebelumnya. Hari Peringatan Raja-Raja Hung mengingatkan keturunan akan asal usul mereka dan merupakan kesempatan bagi rakyat Vietnam untuk menegaskan identitas nasional mereka dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional di tengah arus globalisasi. Melalui kisah-kisah tentang era Raja-Raja Hung dan legenda seperti "Banh Chung dan Banh Day," "Son Tinh dan Thuy Tinh," dan "Anak-Anak Naga dan Yang Abadi," pelajaran tentang patriotisme, solidaritas, dan bakti kepada orang tua tertanam kuat dalam pikiran anak-anak muda.
Ziarah ke Kuil Hung membantu siswa lebih memahami sejarah nasional, menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab dalam melestarikan dan mempromosikan tradisi. Dewasa ini, sekolah sering menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler, kuis sejarah, dan ceramah tentang kontribusi Raja-raja Hung, sehingga membantu generasi muda untuk lebih menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional...
Dengan menghargai masa lalu, kita berkontribusi pada kejayaan bangsa kita, memastikan bahwa aliran sejarah Vietnam tetap kuat dan abadi.
Sumber: https://baolamdong.vn/van-hoa-nghe-thuat/202504/hon-thieng-song-nui-ket-noi-muon-doi-45d2f32/






Komentar (0)