Pada sore hari tanggal 21 November di Vientiane, Laos, sebuah pertemuan informal Menteri Pertahanan ASEAN dan Tiongkok berlangsung, yang dipimpin bersama oleh Jenderal Chansamone Chanyalath, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Laos, dan Jenderal Dong Jun, Menteri Pertahanan Tiongkok.
| Jenderal Phan Van Giang bertemu dengan Jenderal Dong Quan. – Foto: Surat Kabar Tentara Rakyat |
Delegasi tingkat tinggi dari Kementerian Pertahanan Nasional Vietnam, yang dipimpin oleh Jenderal Phan Van Giang, Anggota Biro Politik , Wakil Sekretaris Komisi Militer Pusat, dan Menteri Pertahanan Nasional, menghadiri pertemuan tersebut.
Jenderal Dong Jun menekankan bahwa kerja sama pertahanan Tiongkok-ASEAN semakin substantif dan efektif, berkontribusi pada pemeliharaan keamanan, stabilitas, dan pembangunan di kawasan tersebut. Pada pertemuan tersebut, para delegasi meninjau pencapaian dan pengalaman sukses kerja sama pertahanan ASEAN-Tiongkok, berbagi keprihatinan bersama, dan mengusulkan arah untuk memperkuat dan mempromosikan kerja sama pertahanan di masa mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Jenderal Phan Van Giang menekankan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama pertahanan antara ASEAN dan Tiongkok telah dilaksanakan secara aktif dan efektif. Tiongkok selalu aktif berpartisipasi dalam mekanisme kerja sama pertahanan dan keamanan yang dipimpin ASEAN seperti ADMM+ dan Forum Regional ASEAN (ARF), mengusulkan banyak kegiatan membangun kepercayaan dan peningkatan kapasitas dengan negara-negara anggota ASEAN, seperti Pertukaran Lembaga Penelitian Pertahanan ASEAN-Tiongkok, Pertukaran Perwira Muda ASEAN-Tiongkok, serta kegiatan dalam kerangka Kelompok Pakar ADMM+. Dengan pengalaman dan sumber daya yang dimiliki, ASEAN yakin bahwa Tiongkok dan Brunei akan berhasil memenuhi peran mereka sebagai ketua bersama Kelompok Pakar ADMM+ tentang Pemeliharaan Perdamaian untuk siklus 2024-2027.
| Suasana pertemuan informal antara Menteri Pertahanan ASEAN dan Tiongkok. Foto: Surat Kabar Tentara Rakyat (QĐND). |
Untuk memperdalam kerja sama, menjadikannya substantif, benar-benar melayani kepentingan rakyat, dan sejalan dengan kemitraan strategis komprehensif, Jenderal Phan Van Giang menyarankan agar kedua belah pihak melanjutkan kegiatan untuk memperkuat kepercayaan melalui pemeliharaan dialog dan konsultasi tingkat tinggi, serta kegiatan kerja sama substantif lainnya seperti pertukaran delegasi dan berbagi informasi.
Jenderal Phan Van Giang menegaskan bahwa Vietnam mendukung perluasan infrastruktur Jalur Komunikasi Langsung ASEAN dengan para mitra, termasuk Tiongkok. Ini merupakan langkah yang konsisten dengan orientasi hubungan luar negeri ADMM, yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan, berbagi informasi, dan penanganan situasi darurat secara tepat waktu. Pada saat yang sama, perlu untuk terus menjaga pertukaran antara lembaga penelitian pertahanan dan pertukaran antara perwira muda dan menengah, sehingga dapat berbagi perspektif, pemahaman, dan saling percaya untuk berkontribusi dalam mewujudkan tujuan kerja sama untuk perdamaian, stabilitas, dan kemandirian regional.
Jenderal Phan Van Giang menilai bahwa upaya ASEAN dan Tiongkok untuk mempromosikan negosiasi tentang Kode Etik di Laut Cina Selatan (Kode Etik) menunjukkan niat baik dan komitmen untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah di Laut Cina Selatan. Pencapaian awal Kode Etik yang substantif, efektif, dan sesuai hukum, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS), sangat penting.
Di sela-sela Pertemuan Informal Menteri Pertahanan ASEAN-China, Jenderal Phan Van Giang bertemu dengan Jenderal Dong Jun. Kedua menteri sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan, mewujudkan isi kerja sama yang telah disepakati oleh para pemimpin tingkat tinggi kedua negara, guna berkontribusi pada perkembangan yang sehat dan stabil dari kemitraan strategis komprehensif antara Vietnam dan China.
Kemudian pada hari yang sama, Jenderal Phan Van Giang juga menghadiri upacara peringatan 50 tahun Hubungan Dialog ASEAN-Australia dan 35 tahun Hubungan Dialog ASEAN-Korea.
Dalam rangka menghadiri ADMM-18 dan ADMM+ ke-11 di Vientiane, Jenderal Phan Van Giang melakukan diskusi sela dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan Kim Yong Hyun mengenai kerja sama pertahanan bilateral.
| Jenderal Phan Van Giang mengadakan pertemuan bilateral dengan Letnan Jenderal Alexander Fomin, Wakil Menteri Pertahanan Rusia. Foto: Surat Kabar Tentara Rakyat |
Jenderal Phan Van Giang juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Letnan Jenderal Alexander Fomin, Wakil Menteri Pertahanan Rusia. Kedua belah pihak menyatakan senang menyaksikan pencapaian signifikan yang berkelanjutan dalam kerja sama pertahanan bilateral pada tahun 2024. Pencapaian penting meliputi terjaganya pertukaran delegasi yang baik di semua tingkatan; implementasi kerja sama yang efektif di bidang pelatihan, kedokteran militer, kerja sama antar cabang militer, media dan berita militer, sejarah militer, dan hukum militer; serta terjaganya koordinasi dan konsultasi yang efektif di mekanisme dan forum pertahanan multilateral internasional, khususnya ADMM+.
Menekankan bahwa pada bulan Desember, Kementerian Pertahanan Vietnam akan merayakan ulang tahun ke-80 berdirinya Tentara Rakyat Vietnam dan Pameran Pertahanan Internasional Vietnam ke-2, Jenderal Phan Van Giang menyampaikan harapannya akan dukungan dan partisipasi aktif dari para pemimpin Kementerian Pertahanan Rusia serta perusahaan-perusahaan pertahanan.






Komentar (0)