
Pintu masuk ke Gua Phong Son.
Keindahan misterius di tengah pegunungan berbatu.
Dari kaki Gunung Kepala Naga, pengunjung mengikuti anak tangga untuk mencapai pintu masuk Gua Phong Son. Tepat dari pintu masuk, pemandangan alam menciptakan perasaan mistis dengan tebing-tebing yang ditutupi hutan hijau dan awan putih yang melayang di sekitar lereng gunung. Melangkah melalui pintu masuk gua, dunia lain terbentang dengan ruang yang luas dan sejuk sepanjang tahun. Stalaktit dan stalagmit yang berkilauan dengan berbagai bentuk yang menakjubkan muncul di bawah cahaya, menciptakan suasana yang magis dan tenang. Pemandangan ini semakin meningkatkan kesakralan gua, yang telah lama menjadi tempat orang-orang menaruh kepercayaan mereka, berdoa untuk perdamaian dan kemakmuran nasional, serta keharmonisan keluarga.
Di dalam gua, sistem stalaktit dan stalagmit memiliki banyak bentuk unik, yang dibuat dengan sangat indah oleh alam. Beberapa formasi menyerupai naga yang berkelok-kelok, yang lain seperti pilar yang menopang langit, dan yang lainnya lagi seperti tirai sutra yang menggantung dari langit-langit gua. Di bawah cahaya, stalaktit dan stalagmit berkilauan dengan nuansa emas dan perak, menciptakan pemandangan yang mempesona dan halus seperti surga surgawi.

Sistem stalaktit dan stalagmit di dalam gua sangat memukau, magis, dan menawan.
Masyarakat setempat percaya bahwa setiap stalaktit di dalam gua memiliki kisah dan legendanya masing-masing. Inilah yang menciptakan daya tarik istimewa, menjadikan Gua Phong Son bukan hanya sebagai tempat wisata alam, tetapi juga ruang yang kaya akan identitas budaya dan spiritual.
Perpaduan harmonis antara nilai-nilai geologis, lanskap alam, dan pemujaan Dewi Ibu telah menciptakan daya tarik unik, menjadikan Gua Phong Son sebagai destinasi budaya dan spiritual khas wilayah Muong.
Daya tarik utama Gua Phong Son adalah kuil utama yang didedikasikan untuk Dewi Dieu Nghia Tang Hinh. Menurut kepercayaan rakyat, Dewi tersebut adalah seorang santa yang membantu orang-orang, melindungi hidup mereka, memastikan panen yang melimpah, dan membawa keberuntungan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Ruang suci ini ditata dengan khidmat di jantung gua, di mana asap dupa bercampur dengan keindahan alam stalaktit, menciptakan pemandangan yang sakral dan misterius. Setiap tahun, terutama selama musim semi dan hari raya, sejumlah besar orang dan wisatawan dari seluruh dunia datang untuk mempersembahkan dupa, berdoa untuk kesehatan, kedamaian, panen yang melimpah, dan kehidupan yang harmonis.
Jejak kepercayaan agama dalam menyembah Dewi Makna Tersembunyi
Menurut cerita rakyat, Dewi Tak Terlihat Diệu Nghĩa adalah putri Raja Hùng. Sejak usia muda, ia terkenal karena kecerdasan, kecakapan, dan pemahamannya tentang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. Menyadari bakatnya yang luar biasa, Raja Hùng mempercayakan kepadanya tugas mengatur perbekalan militer dan persediaan untuk kampanye militer dan pertahanan perbatasan. Melalui kecakapan, ketelitian, dan pandangannya ke depan, ia secara efektif memobilisasi makanan dan sumber daya material, memberikan kontribusi signifikan terhadap kemenangan dalam pertempuran dan memastikan kehidupan yang stabil bagi rakyat.

Gua Phong Son adalah tempat suci utama yang didedikasikan untuk Dewi Dieu Nghia Tang Hinh.
Selain keahlian strategisnya dan perannya dalam mengelola perbekalan dan persediaan militer untuk Raja Hung, Lady Dieu Nghia Tang Hinh juga mahir dalam bidang kedokteran, berpengetahuan luas tentang tanaman obat di pegunungan dan hutan, serta mahir dalam ramalan, memprediksi keberuntungan baik dan buruk. Ia sering pergi ke hutan untuk mencari tanaman obat guna mengobati penyakit dan membantu kaum miskin. Ia juga menggunakan pengetahuannya tentang astronomi dan kalender musiman untuk membimbing penduduk desa dalam memilih waktu tanam, menghindari bencana alam dan wabah penyakit. Karena kontribusi-kontribusi ini, orang-orang dengan hormat memanggilnya "Nyonya Penyembuh," simbol welas asih, perlindungan, dan kemampuan untuk menyelamatkan makhluk hidup.
Setelah wafatnya, ia dihormati oleh masyarakat sebagai Leluhur Ketiga suku Muong, juga dikenal dengan gelar Dewi Tersembunyi Desa Pegunungan atau Putri Guru Zen Que Hoa. Dalam tradisi pemujaan Dewi Ibu, ia adalah salah satu dari Tiga Dewi suku Muong, dan juga dianggap sebagai salah satu dari tiga inkarnasi Dewi Ibu Pegunungan di Gua Son Trang. Citranya melambangkan kebijaksanaan, welas asih, pengorbanan diri, dan perlindungan bagi kehidupan penduduk pegunungan, dan karena itu dipuja dengan penuh hormat oleh suku Muong dan pengunjung dari seluruh dunia selama beberapa generasi.
Potensi pengembangan pariwisata budaya dan spiritual.
Terletak di tengah pegunungan megah di kawasan Pegunungan Kepala Naga, bersama dengan Kuil Dong Son dan Kuil Bong Lai, Gua Phong Son mempertahankan keindahan mistisnya yang alami. Tempat ini bukan hanya destinasi untuk mengagumi mahakarya yang dianugerahkan oleh alam, tetapi juga situs budaya dan spiritual di mana pengunjung dapat menemukan kedamaian dan ketenangan di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.
Berhenti di depan kuil utama Dewi Welas Asih Tersembunyi, Ibu Nguyen Thi Lan, seorang turis dari Hanoi , dengan hormat menyalakan dupa dan perlahan berbagi: "Saya telah mendengar banyak orang merekomendasikan Gua Phong Son, tetapi ini adalah kunjungan pertama saya. Ruang di dalam gua sangat sakral, sejuk, dan damai. Ketika saya mengetahui tentang Dewi Welas Asih Tersembunyi – santo yang dihormati oleh masyarakat sebagai 'Dewi Penyembuhan' – saya merasakan lebih kuat lagi nilai-nilai budaya dan agama yang ditinggalkan oleh leluhur kita. Perjalanan ini bukan hanya perjalanan wisata tetapi juga membantu saya lebih memahami dan menghargai identitas budaya wilayah Muong."

Jauh di dalam gua terdapat sebuah kuil yang didedikasikan untuk Tiga Dewa Muong.
Tidak hanya terkenal karena nilai spiritualnya, Gua Phong Son juga merupakan bagian penting dari kompleks gua Gunung Kepala Naga – sebuah tempat wisata alam yang unik. Dengan sistem gua yang masih alami, lanskap batu kapur yang megah, dan nilai sejarah, budaya, dan keagamaan yang khas, pada tahun 2012, Gua Phong Son dan kompleks wisata Gunung Kepala Naga diklasifikasikan sebagai Monumen Nasional oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata.
Dengan mengunjungi Gua Phong Son, setiap orang tidak hanya dapat mengagumi keindahan mistis alam tetapi juga berkesempatan untuk mempelajari nilai-nilai unik dari kepercayaan pemujaan Dewi Ibu, dan merasakan kedalaman budaya wilayah Muong – di mana alam, sejarah, dan spiritualitas berpadu dalam ruang yang penuh legenda.
Dinh Thang
Sumber: https://baophutho.vn/huyen-ao-dong-phong-son-257164.htm









