Undian babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 di kawasan Asia menempatkan tim nasional Indonesia di "grup maut".
Satu-satunya perwakilan sepak bola Asia Tenggara berada di Grup B bersama Irak dan negara tuan rumah Arab Saudi – dua grup, bermain dalam format round-robin tunggal di lokasi tetap; pertandingan Grup B diadakan di Qatar; tim teratas lolos ke Piala Dunia 2026; dua tim peringkat kedua akan saling berhadapan di Babak 5 (dua leg) untuk memperebutkan tempat play-off internasional.

Indonesia hanya meraih 4 poin dalam dua pertandingan melawan Arab Saudi di babak ketiga. Namun, pertandingan selanjutnya akan sangat berbeda.
Sementara itu, Irak telah memenangkan delapan pertandingan berturut-turut melawan Indonesia, sejak kekalahan pertama mereka pada tahun 1973.
Baru-baru ini, Irak meraih dua kemenangan melawan Indonesia di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 (2-0 dan 5-1), diapit oleh kemenangan 3-1 di final Piala Asia 2023.
Tidak hanya sebagai "grup maut," Indonesia juga kehilangan striker terpentingnya di bawah asuhan Patrick Kluivert, Ole Romeny.
Pemain Oxford United itu baru saja mengalami patah tulang kaki dan kemungkinan besar tidak akan pulih tepat waktu untuk pertandingan di Arab Saudi, yang akan berlangsung pada minggu kedua bulan Oktober.

Ole Romeny telah mencetak 3 gol dalam 4 penampilan untuk Indonesia sejak menyelesaikan naturalisasinya – yang merupakan sepertiga dari total gol "Garuda" di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Setelah hasil imbang tersebut, Kluivert mengakui bahwa akan sulit bagi Romeny untuk pulih tepat waktu agar bisa bermain untuk tim nasional Indonesia.
Bahkan setelah pulih dari cedera, dia masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya.
"Ya, ini sangat sulit karena Ole mengalami patah tulang di tengah kakinya," Kluivert berbagi dengan media Indonesia pada 17 Juli.
Pelatih asal Belanda itu mengatakan: “Sangat sulit bagi Ole untuk pulih tepat waktu agar bisa berpartisipasi di babak 4. Ini tentu saja kerugian besar bagi tim nasional Indonesia, semua orang tahu itu.”
Namun, Indonesia harus terus maju. Kami memiliki penyerang lain yang siap bermain.”

Romeny mengalami cedera saat bermain untuk Oxford United dalam pertandingan melawan Arema FC pada tanggal 8 Juli.
Menurut media Indonesia, striker berusia 25 tahun itu mengalami cedera setelah tekel berbahaya dari Paulinho Moccelin. Ia meninggalkan lapangan dengan tandu sebelum dipastikan bahwa ia mengalami patah tulang kaki.
Pada tanggal 17 Juli, di hari yang sama ketika Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengadakan pengundian babak keempat, Romeny juga menjalani operasi. Ia berharap akan ada keajaiban agar bisa segera kembali ke lapangan dan melanjutkan mimpinya di Piala Dunia bersama Indonesia.
Jika Romeny tidak dapat pindah ke Arab Saudi, Kluivert hanya akan memiliki Rafael Struick – striker asal Belanda yang hanya mencetak 1 gol dalam 26 pertandingan.
Sumber: https://vietnamnet.vn/indonesia-gap-hoa-lon-nguy-co-vo-mong-world-cup-2026-2423163.html






Komentar (0)