iPhone 17 mengejutkan dengan chip A19-nya, yang lebih bertenaga daripada CPU PC.
Chip A19 di iPhone 17 mencapai performa single-core yang memecahkan rekor, bahkan melampaui CPU PC kelas atas dari Intel, AMD, dan Apple, sementara hanya mengonsumsi daya sebesar 4W.
Báo Khoa học và Đời sống•03/10/2025
Hasil PassMark terbaru telah引起 sensasi, dengan iPhone 17 secara resmi memimpin dalam kinerja single-core. Chip A19 standar mencetak 5.149 poin, menjadikannya CPU single-core paling powerful di dunia .
Versi A19 Pro juga sama mengesankannya, dengan mencetak 5.088 poin. Chip ini mengungguli Intel Core Ultra 9, AMD EPYC, dan Apple M3 Ultra.
Profesor Nguyen Quoc Sy: Mempercepat Resolusi 57 dan mengembangkan sumber daya manusia yang berketerampilan tinggi merupakan syarat penting untuk kelangsungan hidup.Menurut Profesor Nguyen Quoc Sy, Ketua Institut Teknologi VinIT, mengembangkan tenaga kerja yang sangat terampil merupakan syarat penting untuk mewujudkan tujuan ilmiah dan teknologi serta inovasi. Vietnam perlu belajar dari Korea Selatan, Tiongkok, dan Israel, yang telah menerapkan program "pembalikan brain drain" melalui kebijakan pendapatan yang kompetitif, lingkungan penelitian yang terbuka, beasiswa doktoral, dan dana khusus untuk memulai usaha bagi para lulusan yang kembali ke tanah air.
Yang mengejutkan, A19 hanya mengonsumsi daya sebesar 4W, sedangkan PC membutuhkan daya sebesar 44-56W. Efisiensi daya yang unggul memungkinkan A19 untuk berkinerja maksimal bahkan di iPhone 17 yang ramping dan ringan. Satu-satunya kekurangan adalah performa multi-core, karena chip mobile memiliki jumlah core yang lebih sedikit dibandingkan komputer desktop.
Meskipun demikian, A19 masih dianggap sebagai lompatan maju, yang menunjukkan kemampuan desain chip Apple yang luar biasa.
Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi di bidang teknologi tinggi.Pada pagi hari tanggal 26 Juni, di Markas Besar Pemerintah, Wakil Perdana Menteri Ho Quoc Dung menerima Bapak Jeff Place, Direktur Rantai Pasokan Coherent Group (AS). Dalam pertemuan tersebut, Wakil Perdana Menteri menegaskan bahwa Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memperluas investasi, terutama di industri teknologi tinggi, inovasi, dan semikonduktor.