
Para pejabat Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz berada di bawah kedaulatan dan kendali Iran, dan bahwa semua pihak harus menghormati peraturan Teheran saat berlayar melalui wilayah tersebut. Teheran juga menegaskan bahwa peristiwa baru-baru ini bukanlah pelanggaran gencatan senjata, melainkan langkah-langkah untuk mengelola pelaksanaan perjanjian tersebut.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan terhadap kapal kargo di Selat Hormuz melanggar gencatan senjata antara kedua negara dan memerintahkan serangan udara yang menargetkan peluncur rudal, drone, dan stasiun radar pantai Iran yang dicurigai. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengkonfirmasi operasi militer tersebut berlangsung sekitar satu jam.
Wakil Presiden AS JD Vance kemudian menyatakan bahwa Iran perlu mematuhi ketentuan perjanjian gencatan senjata dan menyelesaikan perbedaan pendapat melalui dialog. Ia juga memperingatkan bahwa setiap tindakan kekerasan akan menghadapi tanggapan yang setara.
RG
Sumber: https://baoangiang.com.vn/iran-bac-cao-buoc-vi-pham-ngung-ban-a490631.html










