Pada tanggal 27 Mei, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Seyyid Sattar Hashemi menyatakan: “Rakyat Iran berhak atas kebebasan berkomunikasi, masa depan yang cerah, dan ekonomi yang dinamis.”
"Komitmen Presiden Masoud Pezeshkian untuk memulihkan konektivitas internet dan menstabilkan komunikasi adalah tanda bahwa beliau berpihak pada rakyat," tegas Menteri Seyyid Sattar Hashemi.
Namun, mekanisme dan waktu untuk penyambungan kembali Iran sepenuhnya ke internet global masih belum jelas. Para analis berpendapat bahwa keputusan untuk mengakhiri blokade internet saat ini sebagian besar berasal dari kekhawatiran tentang dampaknya terhadap perekonomian Republik Islam.

Akses internet di Iran tetap berisiko terputus lagi jika protes berlanjut atau jika negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan AS dan Israel gagal.
Otoritas Iran awalnya memberlakukan pemadaman internet pada tanggal 8 Januari sebagai bagian dari tindakan keras terhadap protes anti -pemerintah di seluruh negeri. Konektivitas internet secara bertahap dipulihkan sepanjang bulan Februari, sebelum terganggu lagi ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada tanggal 28 Februari.
Pemadaman internet yang berkepanjangan tidak hanya membatasi kebebasan daring tetapi juga merugikan bisnis yang sangat bergantung pada media sosial untuk beroperasi, menambah tekanan lebih lanjut pada ekonomi Iran yang sudah rapuh, yang sudah rentan terhadap konflik dan sanksi AS.
Keyumars, seorang programmer komputer asal Iran, mengatakan bahwa banyak orang di negara itu menjalankan bisnis melalui platform seperti Instagram dan Telegram karena tingginya biaya sewa ruang fisik. Namun, periode pemadaman internet telah membuat mereka hampir bangkrut, memaksa mereka untuk memulai dari awal lagi sambil tetap terbebani utang, kerugian, dan kehilangan pelanggan.
Alp Toker, direktur organisasi pemantauan internet NetBlocks, mengatakan bahwa proses pemulihan konektivitas di daerah yang terdampak dapat memakan waktu mulai dari beberapa jam hingga beberapa minggu. Ia menyatakan bahwa koneksi tetap tidak stabil dan akses internet masih sangat terbatas.
(Menurut Reuters)
Sumber: https://hanoimoi.vn/iran-khoi-phuc-internet-after-almost-3-months-of-interrupted-connection-975861.html








Komentar (0)