
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei (Foto: Republik Islam Iran - Kementerian Luar Negeri)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan dalam konferensi pers mingguan: "Layanan yang diberikan – layanan maritim beserta langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi lingkungan Selat Hormuz, Teluk Persia, dan Laut Oman – memerlukan pengumpulan biaya tertentu."
Dia menambahkan bahwa Iran "tidak berupaya memungut tol."
Pekan lalu, Iran merilis peta yang menguraikan kendali hukumnya atas sebagian Selat Hormuz yang membentang jauh ke perairan teritorial Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman. Melalui Organisasi Maritim Internasional (IMO), lima negara Teluk secara resmi memperingatkan perusahaan pelayaran agar tidak mematuhi peta kendali hukum Teheran atas Selat Hormuz tersebut.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Administrasi Selat Teluk Persia (PGSA) Iran mendefinisikan wilayah yurisdiksinya yang diklaim membentang dari Kuh-e Mobarak di Iran hingga Fujairah selatan di Uni Emirat Arab di pintu masuk timur selat, dan dari ujung Pulau Qeshm di Iran hingga Umm al-Quwain di Uni Emirat Arab di pintu masuk barat. Semua kapal yang melewati area yang ditentukan harus memperoleh izin terlebih dahulu dari PGSA.

Kapal-kapal berlabuh di Selat Hormuz, di lepas pantai kota pelabuhan Khasab di Semenanjung Musandam di Oman utara, 17 Mei 2026 (Foto: AFP)
Wilayah ini mencakup perairan yang dianggap oleh UEA dan Oman sebagai wilayah kedaulatan nasional mereka.
Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan UEA mengirimkan surat bersama kepada IMO, memperingatkan kapal komersial dan perdagangan agar tidak menghubungi PGSA atau melewati rute yang ditetapkan oleh Iran. Surat ini diteruskan oleh IMO.
Amerika Serikat dan Iran telah mencapai jalan buntu terkait Selat Hormuz – jalur pelayaran yang dilalui oleh 20% minyak dan gas komersial dunia pada masa damai.
Republik Islam Iran menutup Selat Hormuz sejak awal perang melawan Iran. Dan pada pertengahan April, AS membalas dengan memberlakukan blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Iran telah mengumumkan akan mengenakan biaya kepada kapal-kapal dari negara-negara "musuh" yang melewati Selat Hormuz.Sumber: https://vtv.vn/iran-xac-nhan-dang-thu-phi-dich-vu-hang-hai-qua-eo-bien-hormuz-100260526180655804.htm








Komentar (0)