Organisasi Negara Islam (IS) yang memproklamirkan diri mengklaim bahwa seorang anggota organisasi teroris ini melakukan serangan pisau yang menewaskan 3 orang dan melukai 8 lainnya di kota Solingen, Jerman.
Dalam sebuah pernyataan di aplikasi Telegram, ISIS mengklaim serangan itu merupakan balas dendam bagi umat Muslim di seluruh dunia. Pelakunya digambarkan sebagai "seorang tentara ISIS" yang menargetkan "sekumpulan umat Kristen".
Sementara itu, media Jerman melaporkan bahwa polisi telah menangkap tersangka. Berbicara di ARD, Menteri Dalam Negeri Nordrhein-Westfalen, Herbert Reul, mengatakan ia merasa "sedikit lega" setelah pihak berwenang menangkap tersangka. Menurut Reul, polisi juga menangkap dua tersangka lain dalam operasi tersebut, tetapi mereka bukan pelaku. Tersangka saat ini sedang diperiksa dan polisi juga telah menyita banyak barang bukti.
Bapak Hendrik Wuest, Perdana Menteri Rhine-Westphalia Utara, menegaskan bahwa serangan itu merupakan aksi teroris. Insiden itu terjadi di Fronhof, sebuah alun-alun di Solingen, tempat diselenggarakannya sebuah festival untuk merayakan hari jadi ke-650 Solingen. Festival tersebut dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, dimulai pada 23 Agustus, dan diperkirakan akan dihadiri oleh 75.000 pengunjung.
MUTIARA
[iklan_2]
Sumber: https://www.sggp.org.vn/is-dung-sau-vu-tan-cong-tai-duc-post755582.html
Komentar (0)