Prioritaskan suku bunga tabungan.
Dalam wawancara dengan wartawan surat kabar Tien Phong , Bapak Nguyen Quang Huy - seorang pakar ekonomi dari Fakultas Keuangan dan Perbankan, Universitas Nguyen Trai - menganalisis situasi tersebut. Pasar memasuki fase baru, di mana aliran modal cenderung memprioritaskan sektor-sektor yang menciptakan nilai riil bagi perekonomian daripada spekulasi jangka pendek.

Menurut Bapak Huy, suku bunga deposito saat ini masih relatif menarik, membantu deposito bank kembali diminati. Meskipun tidak memberikan imbal hasil yang luar biasa, tabungan tetap menjadi pilihan defensif yang efektif karena keamanannya, likuiditas yang tinggi, dan kemampuan untuk menjaga modal.
Bagi banyak investor profesional, ini bukanlah keadaan "berada di pinggir lapangan," melainkan sebuah langkah dalam mempersiapkan sumber daya agar siap memanfaatkan peluang baru ketika pasar menghadirkan titik beli yang menarik.
Saham: Carilah perusahaan dengan fondasi keuangan yang kuat.
Ekonom Nguyen Quang Huy menambahkan bahwa pasar saham masih dianggap memiliki potensi besar berkat prospek peningkatan peringkat dan potensi peningkatan arus masuk modal asing di masa depan. Namun, era "beli apa saja dan menang" telah berakhir. Peluang akan terfokus pada bisnis dengan fondasi keuangan yang kuat, tata kelola yang transparan, keunggulan kompetitif yang jelas, dan kemampuan untuk memanfaatkan pertumbuhan ekonomi.
Artinya, investor perlu meningkatkan kemampuan mereka untuk menganalisis bisnis alih-alih mengikuti mentalitas kawanan atau tren jangka pendek. Kualitas aset akan menjadi faktor penentu kinerja investasi di tahun-tahun mendatang.
Bapak Nguyen Minh Hanh, Direktur Pusat Analisis di Saigon - Hanoi Securities Joint Stock Company (SHS), meyakini bahwa investor harus memprioritaskan perusahaan-perusahaan dalam ekosistem pasar modal yang dapat secara langsung memperoleh manfaat dari perkembangan pasar keuangan Vietnam.

Menurut Bapak Hanh, bisnis yang beroperasi di bidang sekuritas, manajemen dana, jasa keuangan, atau infrastruktur yang melayani pasar modal akan memiliki ruang pertumbuhan yang luas seiring dengan terus meluasnya ukuran pasar.
Sebaliknya, industri siklik seperti baja dan banyak sektor manufaktur lainnya tetap sangat bergantung pada fluktuasi harga bahan baku. Hal ini menyebabkan keuntungan perusahaan berfluktuasi tajam dalam siklus dan menyulitkan untuk menghasilkan pengembalian investasi jangka panjang yang berkelanjutan.
Emas dan perak sebaiknya digunakan untuk pertahanan.
Menurut pakar Nguyen Quang Huy, emas dan perak masih memainkan peran tertentu dalam portofolio investasi, tetapi sifat sebenarnya perlu dipahami. Fluktuasi tajam baru-baru ini menunjukkan bahwa emas adalah aset defensif, bukan alat yang menjamin kesuksesan investor.
Meskipun demikian, emas terus memainkan peran penting dalam menjaga kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, perak semakin menarik perhatian karena status gandanya sebagai logam mulia dan bahan baku untuk industri seperti energi terbarukan, elektronik, penyimpanan baterai, dan teknologi tinggi.
Namun, Bapak Huy meyakini bahwa emas dan perak sebaiknya hanya menjadi bagian dari portofolio investasi dan bukan menjadi strategi utama.
Properti: Segmen mana yang terbaik?
Di sektor properti, pasar memasuki fase diferensiasi yang mendalam setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan pesat. Meskipun peluang spekulatif jangka pendek semakin langka, segmen yang melayani kebutuhan nyata masih dianggap memiliki prospek jangka panjang. Ini termasuk properti industri, perumahan sosial, perumahan untuk pekerja dan profesional, serta proyek-proyek yang terkait dengan urbanisasi berkelanjutan.
Ini adalah sektor-sektor yang didukung oleh kebutuhan nyata perekonomian, bukan sepenuhnya bergantung pada aliran modal spekulatif.
Bapak Nguyen Van Dinh, Ketua Asosiasi Pialang Properti Vietnam, meyakini bahwa pasar properti Vietnam sedang memasuki fase di mana nilai guna akan lebih penting daripada nilai harapan.
Di era di mana "rumah adalah tempat tinggal," properti dengan konektivitas yang baik, memenuhi kebutuhan hidup praktis, memiliki ekosistem fasilitas yang lengkap, dan terhubung dengan pusat pertumbuhan baru akan menjadi kelas aset yang paling kompetitif secara berkelanjutan. Dengan kata lain, alih-alih mengejar tren jangka pendek, pasar secara bertahap kembali ke inti esensi real estat: melayani masyarakat dan menciptakan nilai nyata untuk kehidupan.
Sumber: https://tienphong.vn/kenh-dau-tu-nao-hap-dan-nhat-hien-nay-post1851061.tpo








