Tarik untuk membuang, arus kas habis
Pasar saham pada 30 Oktober dimulai dengan penuh tensi. Sejak pembukaan, papan perdagangan elektronik langsung berwarna merah. Namun, aktivitas jual beli cukup hati-hati. Tidak ada aksi jual signifikan atau gelombang penangkapan ikan di dasar pasar. Investor menunjukkan sikap menunggu dan melihat.
Sepanjang sesi pagi, VN-Index terus menurun, tanpa banyak fluktuasi yang signifikan. "Penurunan yang stabil" ini berlanjut hingga awal sesi sore. Namun, pada pukul 14.00, daya beli yang kuat tiba-tiba muncul, membantu VN-Index membatasi penurunannya. Banyak yang optimistis membayangkan skenario di mana VN-Index akan kembali menghijau dengan cara yang spektakuler.
Namun, sesi pasar saham pada 30 Oktober dengan cepat menunjukkan skenario "tarik untuk buang". Artinya, Indeks VN sempat naik ke zona "puncak" selama sesi tersebut, tetapi kemudian turun tajam akibat pasokan yang tiba-tiba dan masif.
Sesi pasar saham pada 30 Oktober kembali menyaksikan kinerja negatif Indeks VN. Fenomena "pull to dump" di akhir sesi menyebabkan investor menderita kerugian besar. Foto ilustrasi
Menutup sesi pasar saham pada 30 Oktober, VN-Index turun 18,22 poin, setara dengan 1,72% menjadi 1.042,40 poin; VN30-Index turun 19,94 poin, setara dengan 1,87% menjadi 1.047,63 poin.
Pada sesi pasar saham tanggal 30 Oktober, seluruh Bursa Efek Kota Ho Chi Minh hanya memiliki 111 saham yang mengalami peningkatan harga, 56 saham tidak berubah dan 393 saham mengalami penurunan harga (49 saham menyentuh lantai).
Salah satu sorotan utama sesi perdagangan saham 30 Oktober adalah arus perdagangan yang lancar. Hanya 533 juta lembar saham, setara dengan VND10,128 miliar, yang berhasil diperdagangkan. Grup VN30 mencatatkan 166 juta lembar saham, setara dengan VND4,603 miliar, yang diperdagangkan.
Sesi pasar saham 30 Oktober menyaksikan saham-saham unggulan (blue-chip) memainkan peran penting dalam "menenggelamkan" Indeks VN. Namun, masih ada 4 saham yang berhasil "mengatasi badai". BCM naik VND500/saham, setara dengan 0,85% menjadi VND59.500/saham; MSN naik VND200/saham, setara dengan 0,35% menjadi VND58.000/saham; VCB naik VND900/saham, setara dengan 1,06% menjadi VND85.900/saham, dan VRE naik VND200/saham, setara dengan 0,87% menjadi VND23.100/saham.
Sementara itu, pasar saham pada tanggal 30 Oktober menyaksikan kejatuhan pada saham-saham ritel teknologi, investasi publik, real estat, dll. DGW menurun sebesar VND3.350/saham menjadi VND45.200/saham; ELC menurun sebesar VND1.450/saham menjadi VND19.700/saham; FRT menurun sebesar VND6.400/saham menjadi VND86.400/saham;...
Di Bursa Efek Hanoi , indeks-indeks tersebut turun bahkan lebih cepat daripada Indeks VN dan Indeks VN30. Pada penutupan sesi perdagangan saham 30 Oktober, Indeks HNX turun 6,7 poin, atau 3,07%, menjadi 211,34 poin; Indeks HNX30 turun 26,16 poin, atau 5,85%, menjadi 420,94 poin.
Pasar Asia bergejolak
Pasar Asia- Pasifik mengawali minggu ini dengan beragam menjelang data ekonomi utama dari seluruh kawasan.
Keputusan kebijakan moneter dari Jepang dan Malaysia, data inflasi dari Korea Selatan, dan angka pertumbuhan domestik keseluruhan dari Taiwan dan Hong Kong merupakan sorotan regional minggu ini.
Nikkei 225 Jepang turun 0,95% dan mengakhiri hari pada level 30.696,96, saat Bank Jepang memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari, sementara Topix turun 1,04% dan ditutup pada level 2.231,24.
Sebaliknya, Kospi Korea Selatan naik 0,34% hingga berakhir pada 2.310,55 dan Kosdaq berkapitalisasi kecil ditutup naik 1,15% pada 757,12.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,79% menjadi 6.772,90, karena penjualan ritel bulan September negara itu naik lebih cepat dari yang diharapkan.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,08% dalam jam sebelumnya, sementara indeks CSI 300 Tiongkok daratan mengakhiri hari naik 0,6% pada 3.583,77.
Pada hari Jumat di Amerika Serikat, ketiga indeks utama mengakhiri hari perdagangan beragam, dengan S&P 500 memasuki wilayah koreksi karena Wall Street terus melakukan aksi jual akibat kekhawatiran resesi .
Indeks Dow Jones Industrial Average yang terdiri dari 30 saham turun 1,12%, sementara S&P 500 turun 0,48%. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 0,38% menjadi 12.643,01, didorong oleh kinerja Amazon yang melampaui ekspektasi analis untuk pendapatan dan laba pada kuartal ketiga.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)