![]() |
Sebuah patung dada Ratu Nefertiti dipajang di ruang pameran di Berlin, Jerman , pada 1 Maret 2021. Foto: Fabrizio Bensch/Reuters . |
Buku Ancient Egypt disusun oleh Steven Snape, profesor madya arkeologi Mesir di Universitas Liverpool , dengan saran dari Joyce Tyldesley, profesor Egiptologi di Universitas Manchester.
Buku ini termasuk dalam seri DK Classic History dari DK Publishing, sebuah lini ensiklopedia ternama yang dikenal karena penyajiannya yang intuitif serta dokumentasi, anotasi, dan kutipan yang detail.
![]() |
Buku-buku Mesir Kuno. Foto: TD. |
Perjalanan menelusuri berbagai era Mesir kuno.
Mesir Kuno disusun berdasarkan perkembangan sejarah, membimbing pembaca melalui periode-periode mulai dari Mesir Awal, Kerajaan Lama, Kerajaan Tengah, Kerajaan Baru Awal, Kerajaan Baru Akhir, Periode Akhir hingga periode Yunani-Romawi.
Setiap bagian memperkenalkan konteks sejarah, tokoh-tokoh terkemuka, karya arsitektur, artefak arkeologi, dan peristiwa-peristiwa penting.
Dari komunitas pertama yang menetap di sepanjang Sungai Nil, penyatuan negara di bawah Narmer, pembentukan ibu kota Memphis, pembangunan Piramida, hingga perluasan kekaisaran, pergolakan politik , dan berakhirnya kemerdekaan di bawah Cleopatra VII, seluruh proses disajikan secara kronologis.
Selain raja-raja dan penaklukan mereka, buku ini juga membahas kehidupan sehari-hari penduduk Mesir kuno secara mendalam. Pembaca dapat mempelajari tentang pertanian di wilayah Sungai Nil, perdagangan, kepercayaan, seni, pengobatan, perhiasan, mode, musik, permainan, korespondensi, dan kehidupan para pembangun makam.
Melalui hal ini, gambaran peradaban Mesir diperluas dari dinasti-dinasti menjadi kehidupan masyarakat yang berkontribusi pada peradaban yang berlangsung selama ribuan tahun.
![]() |
Buku ini berisi ribuan foto visual yang hidup yang memungkinkan pembaca untuk menjelajahi 3.000 tahun peradaban Mesir kuno. Foto: TD. |
Sejarah diceritakan melalui dokumen dan gambar.
Salah satu fitur unggulan dari Mesir Kuno adalah kombinasi antara konten penelitian dan presentasi visual. Ratusan foto dokumenter, peta, diagram, dan model CGI digunakan untuk merekonstruksi struktur, artefak, dan ruang peradaban Mesir kuno.
Buku ini melampaui simbol-simbol yang sudah dikenal seperti piramida dan mumi, menggambarkan banyak aspek masyarakat Mesir kuno, mulai dari kehidupan petani, perdagangan, agama, dan seni hingga kekuasaan para Firaun dan peran para imam besar.
Dengan mengikuti alur sejarah, karya ini memandu pembaca dari komunitas pertama di sepanjang Sungai Nil, melalui penyatuan negara, perkembangannya menjadi kekuatan besar, hingga pergolakan yang mengarah ke periode Yunani-Romawi.
Sistem dokumen arkeologi, teks kuno, mural, dan artefak disusun secara kronologis, sehingga memberikan gambaran tentang masyarakat, politik, agama, dan kehidupan orang Mesir kuno. Selain itu, terdapat tabel kronologis dinasti, glosarium, dan sistem indeks, yang mendukung pencarian berdasarkan tokoh, tempat, atau periode sejarah tertentu.
Singkatnya, dari perjalanan dinasti hingga kehidupan sehari-hari, Mesir Kuno tidak hanya menampilkan bangunan-bangunan terkenal tetapi juga menggambarkan pembentukan, perkembangan, dan transformasi peradaban Sungai Nil selama ribuan tahun. Kombinasi dokumen sejarah dan citra visual memungkinkan pembaca untuk mengikuti perjalanan peradaban ini selama lebih dari 3.000 tahun dengan cara yang lancar dan mudah dipahami.
Sumber: https://znews.vn/kham-pha-3000-nam-van-minh-ai-cap-co-dai-post1663789.html












