![]() |
| Perketat keamanan dan cegah kecurangan dalam ujian di lokasi ujian. |
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan perkembangan teknologi digital , bentuk-bentuk kecurangan ujian menjadi semakin canggih. Perangkat seperti earphone mini, kamera yang disamarkan dalam tombol, pulpen, kacamata, atau jam tangan pintar dapat digunakan untuk mengirim dan menerima informasi dari luar ruang ujian. Secara khusus, perkembangan kecerdasan buatan (AI) menawarkan banyak manfaat untuk pembelajaran tetapi juga menimbulkan risiko dieksploitasi untuk tujuan kecurangan jika tidak dikontrol secara ketat.
Di sekolah-sekolah menengah di seluruh provinsi, upaya untuk menyebarluaskan peraturan ujian sedang diintensifkan. Selain membimbing siswa dalam persiapan ujian, para guru juga meluangkan waktu untuk meningkatkan kesadaran tentang pelanggaran peraturan ujian dan potensi konsekuensi penggunaan perangkat teknologi untuk ber cheating.
Nguyen Phuc Bao, seorang siswa kelas 12 di SMA Le Hong Phong, berbagi: “Saat ini, ada banyak aplikasi pembelajaran daring dan persiapan ujian yang efektif. Saya pikir teknologi harus digunakan untuk membantu siswa belajar lebih baik, bukan untuk mencontek dalam ujian. Jika kita mencontek untuk mendapatkan nilai tinggi, hasil tersebut tidak mencerminkan kemampuan kita secara akurat. Kami bertekad untuk mengandalkan pengetahuan dan usaha kami untuk mengikuti ujian.”
Ujian kelulusan SMA bukan hanya dasar untuk menentukan kelulusan, tetapi juga kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka setelah 12 tahun belajar. Oleh karena itu, memastikan objektivitas dan keadilan ujian sangatlah penting. Ujian yang ketat akan menciptakan lingkungan kompetitif yang sehat dan melindungi hak-hak siswa yang belajar berdasarkan kemampuan mereka yang sebenarnya.
Kepolisian Provinsi Tuyen Quang meningkatkan upaya pemantauan, inspeksi, dan pengendalian situasi untuk segera mendeteksi dan mencegah pelanggaran, terutama penggunaan perangkat berteknologi tinggi untuk mencontek; serta untuk berkoordinasi dalam menangani informasi berbahaya dan jahat, penyebaran soal ujian di internet, dan informasi palsu terkait ujian. Para kandidat sangat disarankan untuk tidak membeli, memiliki, atau menggunakan perangkat berteknologi tinggi untuk tujuan mencontek dalam ujian. Penggunaan perangkat tersebut tidak hanya menyebabkan penangguhan ujian dan pembatalan hasil, tetapi juga dapat mengakibatkan tindakan hukum jika terkait dengan kebocoran soal ujian atau pengorganisasian kecurangan sistematis. Pada saat yang sama, orang tua perlu memperhatikan dan mengingatkan anak-anak mereka untuk mematuhi peraturan ujian dan menghindari tergoda atau tertipu oleh individu yang jahat.
Ujian kelulusan SMA tahun 2026 semakin dekat. Lebih dari sebelumnya, setiap siswa perlu mempersiapkan diri dengan baik, menjaga pola pikir yang percaya diri, dan mematuhi peraturan ujian dengan ketat. Ketika sekolah, keluarga, pihak berwenang, dan kandidat bekerja sama untuk membangun lingkungan ujian yang jujur dan adil, teknologi digital akan berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan keadilan bagi semua kandidat.
Teks dan foto: Khanh Trang
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/an-ninh-quoc-phong/an-ninh/202606/khong-de-cong-nghe-so-tiep-tay-gian-lan-thi-cu-7103743/












