Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Krisis Real Madrid telah menyebar ke tim nasional.

Pelatih Luis de la Fuente tidak memanggil satu pun pemain Real Madrid untuk Piala Dunia 2026, yang merupakan kejutan bagi sepak bola Spanyol.

Người Lao ĐộngNgười Lao Động26/05/2026

Setelah hampir seabad berpartisipasi dalam ajang sepak bola terbesar di planet ini, ini adalah pertama kalinya tim kerajaan Spanyol sama sekali tidak mengenakan jersey "La Roja".

Krisis kinerja

Keputusan kapten tim nasional Spanyol tersebut jelas mencerminkan kondisi tim Bernabeu saat ini: krisis performa, kurangnya konsistensi, dan kelangkaan pemain Spanyol berkualitas tinggi.

Di masa lalu, Real Madrid selalu menyumbangkan pemain-pemain penting bagi "La Roja" di turnamen-turnamen besar, terutama generasi emas yang memenangkan Piala Dunia 2010 dengan kapten Iker Casillas, Sergio Ramos, Xabi Alonso... Yang menarik, satu-satunya tim Spanyol yang pernah memenangkan Piala Dunia juga dipimpin oleh mantan pemain Real Madrid, yaitu pelatih Vicente del Bosque.

Khủng hoảng Real Madrid lan sang cả tuyển quốc gia - Ảnh 1.

Dani Carvajal tidak akan bisa berpartisipasi di Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut (Foto: REAL MADRID FC)

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pemain Real Madrid yang dipanggil ke tim nasional Spanyol untuk Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa terus menurun. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, enam pemain dari "Los Blancos" menjadi bagian dari skuad "La Roja". Pada Euro 2020 (yang diadakan pada tahun 2021 karena pandemi COVID-19), tim nasional Spanyol tidak memiliki satu pun pemain Real Madrid.

Real Madrid sedang mengalami masa tergelap mereka dalam beberapa tahun terakhir. Setelah mendatangkan bintang Prancis Kylian Mbappé pada Juli 2024, Real Madrid telah melewati dua musim berturut-turut tanpa memenangkan trofi apa pun. Para pemain yang dulunya dianggap sebagai kandidat kuat, seperti Dani Carvajal, wakil kapten tim Spanyol yang memenangkan Euro 2024, dan Alvaro Carreras, tidak lagi mempertahankan performa dan kebugaran terbaik mereka. Carvajal bahkan tidak termasuk dalam skuad sementara, sementara bek kanan Pedro Porro masih dipilih setelah musim yang sulit bersama Tottenham.

Sebuah kejutan bagi sepak bola Spanyol.

Mungkin kasus yang paling disayangkan adalah Dean Huijsen. Bek tengah berusia 21 tahun ini pernah sangat diunggulkan dan hampir dijamin mendapat tempat di tim inti klub Spanyol tersebut berkat penampilannya yang mengesankan di Bournemouth. Namun, sejak tiba di Bernabeu, ia gagal mempertahankan konsistensi dan kehilangan tempatnya di skuad Amerika Utara musim panas ini karena Pau Cubarsi (Barcelona) dan Marc Pubill (Atletico Madrid).

Khủng hoảng Real Madrid lan sang cả tuyển quốc gia - Ảnh 2.

Pindah ke Real Madrid bisa jadi sebuah kesalahan bagi Dean Huijsen (Foto: REAL MADRID FC)

Di sisi lain, ketergantungan Real Madrid baru-baru ini pada bintang-bintang internasional seperti Mbappé, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham telah membuat raksasa Spanyol itu kekurangan pilihan berkualitas untuk "La Roja". Bek Fran Garcia dan Raul Asencio hampir pasti tidak masuk dalam rencana De la Fuente. Di lini tengah, Dani Ceballos tidak dapat bersaing dengan Pedri dan Fabian Ruiz yang sedang dalam performa terbaik, yang memainkan peran penting dalam kemenangan treble PSG di musim 2024-2025.

Absennya para pemain Real Madrid dari tim nasional Spanyol kali ini mungkin mengejutkan sepak bola Spanyol. Namun, dari perspektif profesional, para penggemar "La Roja" memiliki alasan untuk optimis tentang hasil tim mereka di Piala Dunia 2026. Hal ini karena De la Fuente memprioritaskan performa, kesesuaian taktik, dan kekompakan tim daripada gengsi klub.

Pelatih berusia 64 tahun itu menekankan dalam konferensi pers baru-baru ini: "Saya tidak peduli dengan latar belakang para pemain. Mereka mewakili tim nasional Spanyol, jadi saya tidak memihak klub tertentu."

Jika melihat tim nasional lainnya, banyak pemain Real Madrid yang tidak akan bisa berangkat ke Amerika Utara musim panas ini. Bek kanan Trent Alexander-Arnold gagal memikat hati manajer Inggris Thomas Tuchel, sementara gelandang Eduardo Camavinga harus membayar mahal atas musim buruknya dengan kehilangan tempatnya di skuad Prancis. Gelandang muda Franco Mastantuono juga kemungkinan besar akan dicoret dari skuad final Argentina setelah 23 penampilan di La Liga dengan hanya satu gol.

Khủng hoảng Real Madrid lan sang cả tuyển quốc gia - Ảnh 3.


Sumber: https://nld.com.vn/khung-hoang-real-madrid-lan-sang-ca-tuyen-quoc-gia-196260526205722485.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Do Son: Tampilan Baru

Do Son: Tampilan Baru

kereta senja

kereta senja

Lihatlah sekeliling, lihatlah ke arah yang sama, lihatlah ke kejauhan.

Lihatlah sekeliling, lihatlah ke arah yang sama, lihatlah ke kejauhan.