
Tingkat pertumbuhan yang stabil
Menurut Kantor Statistik Umum, periode 2021 hingga 2025 akan menyaksikan peningkatan signifikan dalam ekonomi digital. Pada tahun 2021, ekonomi digital menyumbang 12,87% dari PDB; pada tahun 2025, angka ini akan meningkat menjadi 14,02%, setara dengan nilai lebih dari 72,1 miliar USD. Tingkat pertumbuhan rata-rata selama periode ini sekitar 12% per tahun, lebih tinggi daripada tingkat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Struktur nilai tambah ekonomi digital pada tahun 2025 menunjukkan bahwa sektor inti ekonomi digital meliputi: Teknologi informasi, telekomunikasi, dan data memberikan kontribusi sebesar 8,13%. PDB, sementara digitalisasi sektor ekonomi lainnya menyumbang 5,05%. Dengan demikian, sebagian besar nilai tambah masih berasal dari sektor teknologi fundamental, sedangkan sektor manufaktur dan jasa tradisional baru berada pada tahap awal transformasi.
Kesenjangan digital antar wilayah semakin melebar.
Salah satu hal yang menonjol pada periode 2021-2025 adalah perbedaan signifikan dalam proporsi ekonomi digital di antara provinsi dan kota. Daerah dengan industri teknologi tinggi telah mencapai kontribusi yang luar biasa: Bac Ninh sebesar 46,30% dari PDB, Thai Nguyen sebesar 29,53%, Hai Phong sebesar 22,28%, dan Phu Tho sebesar 22,71%. Semua daerah ini memiliki perkembangan infrastruktur elektronik dan teknologi informasi yang kuat.
Sementara itu, banyak provinsi lain mencapai angka di bawah 7%, sebagian besar karena keterbatasan sumber daya. Infrastruktur digital, tenaga kerja teknologi, dan kapasitas investasi bisnis lokal merupakan faktor kunci. Bahkan dua pusat ekonomi utama, Hanoi (17,34%) dan Kota Ho Chi Minh (13,43%), tidak termasuk dalam kelompok terdepan, yang menunjukkan bahwa transformasi digital belum menyebar secara merata di seluruh industri dan wilayah ekonomi.
Jika kesenjangan ini tidak dipersempit, hal itu akan menghambat tujuan untuk meningkatkan pangsa ekonomi digital ke tingkat yang lebih tinggi pada periode 2026-2030.
Pengembangan secara mendalam
Meskipun ekonomi digital tumbuh dengan stabil, kualitas pertumbuhan tersebut masih menjadi bahan diskusi. Menurut Kantor Statistik Umum, sebagian besar nilai ekonomi digital masih berasal dari industri inti. Sektor teknologi tinggi seperti kecerdasan buatan (AI), big data, layanan cloud domestik, dan manufaktur cerdas baru diimplementasikan dalam skala terbatas.
Infrastruktur data merupakan tantangan utama. Pembangunan dan koneksi basis data nasional masih dalam tahap awal; berbagi data dan keterbukaan antar kementerian, lembaga, dan bisnis belum tersinkronisasi. Hal ini mengurangi kemampuan untuk memanfaatkan data untuk produksi, bisnis, dan inovasi.
Sebagian besar usaha kecil dan menengah (UKM) masih menghadapi kesulitan karena kekurangan modal, sumber daya manusia, dan kurangnya strategi transformasi digital yang sistematis. Hal ini mengakibatkan ekonomi digital tumbuh pesat dalam skala tetapi belum secara jelas menunjukkan dampaknya terhadap produktivitas dan efisiensi ekonomi.
Menurut Dr. Can Van Luc, Kepala Ekonom BIDV, ekonomi digital Vietnam memasuki fase ekspansi baru, di mana aset digital akan menjadi komponen penting, berkontribusi pada perluasan ruang transaksi dan inovasi model bisnis.
Ia menyatakan bahwa Vietnam adalah salah satu dari 25 negara pertama yang secara resmi mengakui aset mata uang kripto, sesuai dengan Resolusi Pemerintah Nomor 05 yang dikeluarkan pada tanggal 9 September 2025. Kementerian Keuangan sedang menerapkan langkah-langkah untuk membangun pasar mata uang kripto guna menciptakan kerangka hukum bagi komponen baru ekonomi digital.
Namun, ia menekankan bahwa bidang ini penuh dengan risiko terkait teknologi, penipuan, dan volatilitas harga, sehingga membutuhkan mekanisme pengawasan, perlindungan investor, dan standar pasar yang jelas. Ia juga berpendapat bahwa mata uang digital bank sentral (CBDC) akan menjadi komponen penting dalam mempromosikan pembayaran digital yang lebih aman dan transparan.
Menurut Dr. Can Van Luc, jika kebijakan dikoordinasikan secara serentak, komponen-komponen baru, terutama aset digital dan modal digital, akan menciptakan momentum bagi ekonomi digital untuk mencapai target 25-30% dari PDB pada tahun 2030.
Sumber: https://baoquangninh.vn/kinh-te-so-vuot-moc-72-ti-usd-3393068.html






Komentar (0)