Van Persie membantu Feyenoord berkembang pesat. |
Tiga gol Feyenoord di babak pertama memastikan kekalahan Heracles sejak awal. Di babak kedua, masing-masing tim mencetak satu gol lagi, mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-1 untuk tim tamu.
Termasuk pertandingan ini, Feyenoord tak terkalahkan dalam delapan pertandingan di bawah manajer Robin Van Persie (7 kemenangan, 1 hasil imbang). Mantan bintang Belanda ini menjadi manajer dengan awal terbaik bersama Feyenoord sejak 1969. Hampir enam dekade lalu, Ernst Happel memimpin Feyenoord meraih kemenangan dalam kedelapan pertandingan pertamanya sebagai manajer.
Robin van Persie mengejutkan seluruh dunia sepak bola Belanda dengan gaya kepelatihannya yang tidak konvensional. "Terrorball" ala Van Persie dianggap sebagai gaya sepak bola yang sangat pragmatis, memprioritaskan kemenangan daripada estetika, terutama ketika tim menang meskipun kalah dalam penguasaan bola atau gagal menciptakan banyak peluang berbahaya.
Filosofi Van Persie terbukti dengan jelas dalam kemenangan 1-0 melawan AZ Alkmaar, di mana Feyenoord tidak memiliki satu pun tembakan tepat sasaran tetapi tetap mengamankan tiga poin berkat gol bunuh diri dari lawan mereka.
Performa impresif Feyenoord telah membantu mereka mempertahankan posisi ketiga di liga Belanda. Jika mereka melanjutkan tren ini, tim asuhan Van Persie akan memiliki kesempatan untuk lolos ke babak kualifikasi Liga Champions musim depan.
Sumber: https://znews.vn/ky-tich-cua-hlv-van-persie-post1550895.html







Komentar (0)