Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Harapan akan adanya terobosan dalam impor dan ekspor pada tahun 2025.

Tạp chí Doanh NghiệpTạp chí Doanh Nghiệp17/11/2024


DNVN - Menjelang akhir tahun 2024, tanda-tanda positif dalam aktivitas impor dan ekspor mulai muncul, membuka harapan besar untuk tahun 2025. Peningkatan yang kuat dalam perputaran ekspor dan impor tidak hanya mencerminkan pemulihan ekonomi tetapi juga menghadirkan peluang dan tantangan signifikan bagi bisnis Vietnam.

Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan , ekspor barang dagangan dalam 10 bulan pertama tahun 2024 diperkirakan mencapai US$335,59 miliar, meningkat 14,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa di kawasan Asia, di mana ekonomi utama seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Thailand mencatat peningkatan masing-masing sebesar 4,3%, 9,6%, dan 3,9%.

Yang lebih penting lagi, omzet impor mencapai 312,28 miliar dolar AS, meningkat 16,8%, yang mengindikasikan lonjakan permintaan bahan baku untuk mendukung produksi dalam negeri.

Dengan tanda-tanda positif di sektor impor dan ekspor Vietnam selama 10 bulan terakhir, harapan besar tertumpu pada tahun 2025.

Dalam daftar pasar impor terbesar Vietnam, China terus memimpin dengan nilai perdagangan sebesar 117,7 miliar dolar AS, meningkat 31,6%. Tingkat ini mencerminkan persiapan proaktif perusahaan dalam mengimpor bahan baku dan komponen untuk memenuhi pesanan hingga akhir tahun 2024 dan siap untuk tahun 2025.

Industri tekstil dan garmen merupakan contoh nyata dari pemulihan ini. Menurut Grup Tekstil dan Garmen Vietnam (Vinatex), banyak bisnis aktif mengimpor bahan baku, yang diharapkan dapat memenuhi peningkatan volume pesanan pada kuartal keempat tahun 2024 dan kuartal pertama tahun 2025. Tren pengalihan pesanan dari negara-negara seperti Tiongkok dan Bangladesh ke Vietnam telah menciptakan banyak peluang, terutama karena tingkat persediaan di pasar utama seperti AS dan Uni Eropa menurun, yang menyebabkan kebangkitan kembali permintaan pesanan.

Demikian pula, industri alas kaki juga mencatat pertumbuhan yang signifikan. Dengan target ekspor sebesar $26-27 miliar pada tahun 2024, industri ini berupaya meningkatkan produksi untuk melampaui angka $24 miliar pada tahun 2023.

Tidak hanya sektor industri, tetapi juga produk pertanian telah mengalami terobosan berkat keunggulan harga. Beras dan kopi, dua komoditas utama, keduanya menunjukkan tren kenaikan harga dan diperkirakan akan terus tumbuh tahun depan.

Dengan pencapaian yang telah diraih, prospek impor dan ekspor pada tahun 2025 menjadi semakin cerah.

Menurut Bapak Tran Thanh Hai, Wakil Direktur Departemen Impor-Ekspor (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan), banyak faktor yang bersatu untuk mendorong pertumbuhan, mulai dari stabilitas pasar internasional hingga keberlanjutan efektivitas perjanjian perdagangan bebas (FTA).

Pemulihan pasar-pasar utama seperti AS dan Uni Eropa di tengah penurunan inflasi akan menjadi pendorong utama. Peningkatan daya beli, ditambah dengan potensi untuk lebih memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas seperti EVFTA dan RCEP, akan membantu bisnis-bisnis Vietnam memperluas pangsa pasar mereka.

Namun, tantangannya juga signifikan. Hambatan teknis terkait kualitas, lingkungan, dan tenaga kerja semakin ketat. Selain itu, risiko penipuan perdagangan dan langkah-langkah proteksi perdagangan dari negara lain juga perlu dipertimbangkan dengan cermat oleh bisnis Vietnam.

Untuk memaksimalkan peluang, bisnis perlu fokus pada inovasi dan peningkatan daya saing. Membangun strategi jangka panjang, mempromosikan penerapan teknologi digital , dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci pembangunan berkelanjutan.

Pada saat yang sama, memanfaatkan dukungan dari kebijakan pemerintah, memperkuat promosi perdagangan, dan secara proaktif menanggapi fluktuasi pasar akan membantu bisnis untuk tetap bertahan dalam lingkungan yang sangat kompetitif.

Menurut Dr. Nguyen Minh Phong, pelaku usaha juga perlu memberikan perhatian khusus pada risiko dieksploitasi oleh FTA untuk melakukan transit barang secara ilegal ke Vietnam, yang berdampak pada reputasi barang-barang Vietnam. Koordinasi yang erat antara lembaga pengelola dan pelaku usaha merupakan faktor penentu dalam memastikan posisi barang-barang Vietnam di pasar internasional.

Tahun 2025 menjanjikan kemajuan signifikan dalam aktivitas impor dan ekspor. Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, bisnis Vietnam dapat sepenuhnya memanfaatkan peluang ini untuk berekspansi lebih jauh di peta perdagangan global.

Duy Khanh



Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/ky-vong-xuat-nhap-khau-2025-but-pha/20241117052353840

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
matahari terbenam

matahari terbenam

SIANG HARI DI PULAU CRANE

SIANG HARI DI PULAU CRANE

Rekan

Rekan