Anak-anak yang tinggal di daerah beriklim panas dan lembab, banyak berkeringat, jika kebersihan tubuhnya tidak bersih, memiliki risiko tinggi terserang jamur penyebab pityriasis versicolor.
Dr. Vo Thi Tuong Duy, spesialis Dermatologi - Estetika Kulit, Rumah Sakit Umum Tam Anh, Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa penyebab utama pityriasis versicolor adalah proliferasi jamur parasit yang berlebihan pada kulit, pityrosporum ovale. Penyakit ini dapat muncul pada semua usia, terutama remaja dan anak-anak, terutama yang tinggal di iklim panas dan lembap seperti Vietnam, yang paling rentan.
Menurut Dr. Duy, anak-anak sering berolahraga dengan intensitas tinggi, dan cuaca panas membuat mereka mudah berkeringat, sehingga menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi jamur penyebab penyakit, terutama di punggung, dada, leher, dan selangkangan. Anak-anak tidak membersihkan diri atau mengeringkan badan setelah mandi; daya tahan tubuh mereka lemah. Anak-anak dengan kulit berminyak, disertai perubahan hormon dalam tubuh, juga menjadi penyebab berkembangnya jamur penyebab pityriasis versicolor.
Anak-anak dengan penyakit ini memiliki bercak-bercak putih, merah muda, atau cokelat muda yang tidak merata pada kulit mereka, berbeda dari warna kulit alami mereka. Permukaannya bersisik halus yang tidak gatal atau nyeri. Anak-anak merasa gatal dan tidak nyaman.
Seiring waktu, bintik-bintik tersebut menyebar menjadi bercak-bercak besar di dada, punggung, dan wajah, yang menyebabkan hilangnya estetika. Pityriasis versicolor dapat menyebar melalui kontak langsung, berbagi handuk, atau tidur di ranjang yang sama.
Anak-anak yang berkeringat rentan terhadap pityriasis versicolor, yang menyebabkan rasa gatal. Foto: Freepik
Banyak orang tua membeli obat topikal untuk anak-anak mereka. Namun, menurut Dr. Tuong Duy, hal ini dapat membuat panu lebih sulit diobati, karena gejalanya mudah tertukar dengan penyakit kulit lainnya. Orang tua sebaiknya membawa anak-anak mereka ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Pada kasus ringan, dokter akan meresepkan krim dan sampo antijamur. Jika panu menyebar, dokter akan meresepkan obat oral untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan jamur.
Orang tua harus mematuhi dosis yang dianjurkan. Instruksikan anak-anak untuk membersihkan dan mengeringkan tubuh mereka setelah mandi; kenakan pakaian yang longgar dan sejuk. Batasi anak-anak dari aktivitas berintensitas tinggi untuk menghindari keringat berlebih.
Untuk mencegah panu kambuh, hindari penggunaan produk yang membuat kulit berminyak; oleskan tabir surya, kenakan topi bertepi lebar, dan kenakan jaket lengan panjang saat bepergian. Pola makan harus kaya nutrisi, terutama vitamin dan mineral, untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak.
Phuong Nga
Pembaca memiliki pertanyaan tentang dermatologi, kirimkan pertanyaan Anda di sini |
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)