Keputusan bersejarah
Pada bulan Desember 1953, di tengah perubahan pesat dalam revolusi Vietnam, atas permintaan Pemerintah, Komite Tetap Majelis Nasional memutuskan untuk mengadakan Sidang ke-3 Majelis Nasional ke-1 di desa Lap Binh, komune Binh Yen (sekarang komune Minh Thanh). Berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 Desember 1953, sidang tersebut memiliki makna sejarah yang mendalam.
Pada sidang ini, Majelis Nasional mengesahkan Undang-Undang Reformasi Agraria, sebuah kebijakan nasional yang sangat penting bagi kemenangan perang perlawanan dan masa depan bangsa. Keputusan ini bertujuan untuk memastikan petani memiliki tanah, mendorong pengembangan produksi, dan membawa manfaat bagi sebagian besar masyarakat.
![]() |
| Para wisatawan mengunjungi Situs Sejarah Pemerintah di desa Lap Binh, komune Minh Thanh - tempat berlangsungnya Sidang ke-3 Majelis Nasional ke-1 dari tanggal 1 hingga 4 Desember 1953. |
Lebih dari sekadar kebijakan sosial-ekonomi, Undang-Undang Reformasi Agraria juga merupakan pengungkit politik yang ampuh, berkontribusi pada pembebasan kekuatan produktif, mengkonsolidasikan aliansi buruh-petani, menciptakan sumber daya yang melimpah dan semangat juang yang tak tergoyahkan bagi tentara dan rakyat. Keberhasilan sidang tersebut jelas menunjukkan kepercayaan rakyat kepada Majelis Nasional.
Segera setelah sidang berakhir, Kantor Komite Tetap Majelis Nasional menerima 1.106 surat dan telegram yang mengucapkan selamat atas keberhasilan sidang, menyatakan persetujuan, dukungan, dan tekad untuk melaksanakan resolusi Majelis Nasional, terutama Resolusi tentang pelaksanaan Undang-Undang Reformasi Agraria. Angka-angka ini merupakan bukti nyata hubungan erat antara Majelis Nasional dan rakyat, serta vitalitas yang kuat dari Republik Demokratik Vietnam tepat di jantung zona perang.
Pada sidang bersejarah ini, Presiden Ton Duc Thang menegaskan: "Sidang ini akan menandai tonggak baru di jalan menuju kemerdekaan dan demokrasi, membawa revolusi kita menuju kemenangan penuh." Penegasan itu dengan cepat menjadi kenyataan hanya beberapa bulan kemudian, dengan kemenangan Dien Bien Phu, "yang terkenal di seluruh dunia dan mengguncang bumi," puncak dari kekuatan politik dan militer serta keyakinan seluruh bangsa.
Keinginan untuk menjadi kaya
Delapan puluh tahun sejak pemilihan umum pertama, Lap Binh yang dulunya miskin telah berubah. Semangat "tanah untuk petani" dari era itu kini telah menjadi keinginan untuk makmur di tanah mereka sendiri.
Penduduk desa Lap Binh telah dengan berani mengubah struktur pertanian mereka, mengubah sawah yang tidak produktif, daerah perbukitan, dan dataran aluvial menjadi perkebunan tebu yang berproduksi tinggi. Saat ini, desa tersebut memiliki lebih dari 70 hektar lahan tebu, dengan hasil rata-rata 80 ton per hektar. Pendapatan rata-rata per hektar tebu bagi penduduk desa di sini berkisar antara 100 hingga 120 juta VND. Hanya 7 rumah tangga yang masih miskin di desa tersebut, yang mewakili 3,8%.
![]() |
| Jalan-jalan di Lap Binh telah sepenuhnya diaspal dengan beton, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perkembangan ekonomi lokal. |
Dengan penuh semangat saat memanen tebu, Bapak Luc Van Gioi, warga desa Lap Binh, berbagi: “Sebagai warga daerah pedesaan yang sedang mengalami revolusi, saya selalu berusaha untuk meningkatkan kehidupan dan menjadi lebih sejahtera. Saat ini, keluarga saya menanam tebu di lahan seluas 2 hektar, dan setelah dikurangi biaya, saya memperoleh lebih dari 100 juta VND per panen. Sejak beralih ke struktur pertanian yang berbeda, keluarga saya menikmati kehidupan yang nyaman.”
Jalan-jalan tanah sempit di masa lalu kini telah sepenuhnya diaspal dengan beton, bahkan mencapai gang-gang dan ladang terkecil sekalipun. Rumah-rumah tinggi dan megah telah bermunculan berdampingan. Kamerad Hoang Van Chinh, Sekretaris Partai dan Kepala Desa Lap Binh, dengan bangga berbagi: “Sebagai tempat yang telah menyaksikan banyak kegiatan penting Majelis Nasional Vietnam, setiap warga Lap Binh selalu mengingatkan diri mereka sendiri untuk hidup dan bekerja dengan cara yang sesuai dengan tradisi leluhur mereka. Persatuan adalah kunci untuk membangun kehidupan yang makmur dan beradab yang kita miliki saat ini.”
Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-80 pemilihan umum Majelis Nasional Vietnam (6 Januari), dengan menengok kembali perjalanan yang telah dilalui, kita semakin menyadari pentingnya kebijakan yang berpihak dan dekat dengan rakyat. Sejak didirikan, semangat Majelis Nasional Vietnam, sebuah Majelis Nasional dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, selalu bersinar terang, menjadi kekuatan pendorong bagi tanah air revolusioner kita untuk terus maju di jalan reformasi.
Bao Ngan
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/xa-hoi/202601/lap-binh-hom-nay-d4852f3/








Komentar (0)