Isu utama di Amerika Serikat saat ini adalah munculnya logistik hijau sebagai tren yang tak terhindarkan. Inisiatif baru seperti pengurangan emisi karbon, penggunaan kendaraan listrik, dan optimalisasi rute transportasi, serta peningkatan penggunaan kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan blockchain untuk mengoptimalkan operasi, meningkatkan transparansi rantai pasokan, dan meningkatkan efisiensi peramalan, sedang bermunculan.
Di Vietnam, logistik dianggap sebagai elemen inti yang mendukung industri ekspor utama seperti tekstil, produk kayu seni rupa, produk pertanian, dan komponen elektronik. Namun, biaya logistik Vietnam masih mencapai sekitar 16,8% dari PDB – jauh lebih tinggi daripada rata-rata global sebesar 10-12%, sehingga menciptakan tekanan yang cukup besar pada bisnis ekspor. Biaya transportasi dan pergudangan, terutama dalam transportasi maritim – metode utama untuk terhubung dengan Amerika Serikat – perlu ditingkatkan secara signifikan. Untuk mencapai hal ini, pelabuhan air dalam seperti Cai Mep-Thi Vai dan sistem pergudangan modern menerima investasi besar untuk mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan daya saing.
Tantangan lain yang muncul belakangan ini adalah penipuan di sektor logistik, termasuk pemalsuan bill of lading dan kehilangan kargo. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan merekomendasikan agar bisnis ekspor Vietnam menggunakan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan keamanan dalam transaksi. Bersamaan dengan itu, berkolaborasi dengan mitra logistik yang bereputasi akan membantu bisnis meminimalkan risiko dan meningkatkan efisiensi transportasi.
Di samping tantangan, industri logistik Vietnam juga memiliki banyak peluang besar berkat pergeseran rantai pasokan global. Lebih lanjut, pertumbuhan e-commerce yang kuat mendorong logistik multi-saluran, yang mengharuskan bisnis untuk berinvestasi dalam pengiriman tahap akhir (last-mile delivery) dan mengoptimalkan arus transportasi.
Untuk mewujudkan potensi penuhnya, industri logistik membutuhkan investasi berkelanjutan dalam teknologi modern, peningkatan kapasitas infrastruktur, dan pengembangan sistem manajemen cerdas. Kombinasi inovasi teknologi, pembangunan berkelanjutan, dan peningkatan kerja sama internasional akan membantu Vietnam memperkuat perannya dalam rantai pasokan global, sehingga tidak hanya meningkatkan nilai ekspor tetapi juga mendorong pembangunan berkelanjutan jangka panjang.
Para pembicara meliputi:
- Bapak Do Ngoc Hung - Konselor Komersial, Kepala Kantor Perdagangan Vietnam di Amerika Serikat;
- Bapak Tran Thanh Hai - Wakil Direktur Departemen Impor-Ekspor, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan;
- Dr. Miguel A. Ferer, CEO dari VloT Technology Joint Stock Company
dan beberapa ahli lainnya.
Pembawa Acara: Bapak Nguyen Thang Vuong - Departemen Pasar Eropa dan Amerika
Untuk informasi lebih lanjut, silakan saksikan seminar online "Logistik dan Pasar AS" di tautan berikut: Logistic.mp4 - Google Drive
Sumber: https://moit.gov.vn/tin-tuc/thi-truong-nuoc-ngoai/toa-dam-truc-tuyen-logistics-voi-thi-truong-hoa-ky.html







Komentar (0)