![]() |
| Terdakwa Nguyen Cong Thanh di pengadilan. |
Sejak tahun 2022, karena kerugian bisnis dan hutang, Thanh memiliki ide untuk melakukan penipuan. Terdakwa mengaku memiliki koneksi dengan instansi pemerintah dan kemampuan untuk mempercepat prosedur pertanahan seperti penerbitan sertifikat penggunaan lahan, perubahan tujuan penggunaan lahan, dan pembagian bidang tanah.
Karena mempercayai janjinya, banyak orang menyerahkan uang dan dokumen kepada Thanh. Namun, setelah menerima total lebih dari 660 juta VND, Thanh tidak melakukan prosedur apa pun tetapi menggunakan semua uang itu untuk melunasi hutang dan untuk pengeluaran pribadi.
Pada akhir tahun 2021, setelah memproses pertukaran akta tanah untuk seorang warga, Thanh menyimpan dokumen asli dan membuat dua akta tanah palsu. Kemudian, ia menggunakan salah satu akta palsu tersebut, yang menggunakan namanya, untuk secara curang mendapatkan pinjaman tambahan sebesar 40 juta VND. Pemeriksaan forensik mengkonfirmasi bahwa semua tanda tangan dan stempel pada dokumen-dokumen tersebut adalah palsu.
Di pengadilan, Thanh mengakui semua tuduhan. Majelis hakim memutuskan bahwa tindakan terdakwa sangat serius, tidak hanya melanggar hak milik warga negara tetapi juga memengaruhi pengelolaan administrasi negara.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat ketika berurusan dengan transaksi tanah. Alih-alih mengandalkan koneksi yang dapat mempercepat proses administrasi, masyarakat sebaiknya langsung menghubungi pihak berwenang terkait untuk mengikuti prosedur hukum yang benar dan menghindari kerugian finansial serta masalah lainnya.
Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-polit-xa-hoi/phap-luat-cuoc-song/lua-chay-so-do-linh-an-14-nam-tu-166981.html










