![]() |
Martinez yakin bahwa keputusan MU yang tak terduga untuk bermain bertahan dan mengurangi intensitas pressing mereka menciptakan peluang bagi Wolves untuk melakukan comeback. |
Martinez menganggap tidak dapat diterima bahwa Manchester United tidak mampu mengamankan tiga poin melawan tim peringkat terbawah, terutama saat bermain di "Theatre of Dreams". Dia percaya Old Trafford seharusnya menjadi tempat yang menciptakan tekanan besar pada lawan, bukan stadion tempat tim tamu pergi dengan perasaan puas.
"Ini benar-benar mengecewakan. Kami tidak bisa bermain di kandang dan hanya mendapatkan hasil imbang. Di sini, kami harus menang. Lawan seharusnya berada di bawah tekanan dan kami tidak berhasil melakukannya," tegas Martinez.
Menganalisis pertandingan secara lebih detail, bek tengah yang dijuluki "Sang Jagal" berpendapat bahwa MU kehilangan kendali permainan setelah jeda. Di babak pertama, tim tuan rumah mengontrol bola dengan baik dan memainkan gaya sepak bola yang relatif koheren.
Namun, di babak kedua, MU secara tak terduga mundur lebih dalam, mengurangi intensitas tekanan mereka, sehingga Wolves dapat dengan nyaman mengontrol bola, mengatur pergerakan mereka, dan memanfaatkan ruang yang ada.
Martinez mengakui bahwa pendekatan yang hati-hati dan menghindari risiko adalah alasan mengapa MU tidak bisa menyelesaikan pertandingan. Dia mengakui bahwa Wolves tidak selemah yang ditunjukkan oleh posisi mereka di klasemen liga, tetapi itu seharusnya bukan alasan bagi MU untuk bermain terlalu aman.
"Kami menghormati mereka, tetapi MU perlu mengambil lebih banyak risiko," katanya.
Di akhir wawancara, Martinez mengungkapkan suasana tegang di ruang ganti. Seluruh tim merasa kecewa dan memahami bahwa mereka harus memperbaiki situasi jika MU tidak ingin terus tergelincir dalam persaingan memperebutkan posisi empat besar.
Sumber: https://znews.vn/ly-do-mu-de-wolves-cam-hoa-post1615489.html







Komentar (0)