Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Alasan-alasan di balik kemerosotan Real Madrid.

Real Madrid menghadapi gelombang kritik dari para pengamat setelah tersingkir dari Liga Champions di perempat final, dengan seruan mendesak untuk perombakan skuad.

ZNewsZNews16/04/2026

Real Madrid mengalami pertandingan yang mengecewakan melawan Bayern Munich.

Mantan gelandang Prancis, Emmanuel Petit, dengan blak-blakan menyatakan: "Ada pemain yang tidak cukup bagus untuk bermain di Real Madrid. Mereka perlu berubah jika ingin memenangkan pertandingan besar seperti ini." Ini dipandang sebagai peringatan yang jelas tentang kualitas skuad saat ini.

Sementara itu, mantan bintang Thierry Henry fokus pada kontroversi seputar wasit dan kartu merah Eduardo Camavinga. Ia berpendapat bahwa para pemain Real Madrid perlu lebih tenang: "Saat bermain di Allianz Arena, Anda tidak bisa memberi wasit alasan apa pun atas keputusan yang dibuatnya. Anda harus lebih cerdas dari itu."

Henry juga tidak lupa menekankan sifat dramatis pertandingan tersebut. Menurutnya, Real Madrid bermain eksplosif di babak pertama dengan kehebatan Arda Güler dan Kylian Mbappe, yang membuat banyak orang percaya akan terjadinya comeback.

Namun, Bayern berubah total di babak kedua, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menghancurkan lawan mereka. Puncaknya adalah gol Michael Olise pada menit ke-94, yang mengakhiri pertandingan dengan gemilang.

Sebaliknya, jurnalis AS Daniel Riolo tetap memuji penampilan Real Madrid, mengatakan bahwa mereka memainkan pertandingan yang patut dipuji dan sama sekali tidak kalah dari lawan mereka.

Mantan legenda sepak bola Steven Gerrard dan Steve McManaman sekali lagi angkat bicara untuk membela manajer Alvaro Arbeloa, meskipun mereka mengakui kemungkinan besar dia akan pergi. "Dia mungkin kehilangan pekerjaannya, tetapi dia tidak pantas mendapatkannya," kata keduanya.

Sementara itu, mantan gelandang Wesley Sneijder mengejutkan semua orang dengan kritiknya yang keras terhadap Camavinga setelah kartu merah: "Itu adalah kesalahan bodoh. Dia sangat merugikan tim."

Kekalahan agregat 4-6 melawan Bayern tidak hanya mengakhiri musim tanpa trofi Real Madrid, tetapi juga mengantarkan musim panas yang penuh gejolak, di mana keputusan besar terkait personel dan strategi akan membentuk masa depan tim.

Tendangan menakjubkan yang mengguncang Real Madrid: Pada dini hari tanggal 16 April, Michael Olise mencetak gol solo spektakuler untuk memastikan kemenangan 4-3 bagi Bayern Munich atas Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions.

Sumber: https://znews.vn/ly-do-real-madrid-sup-do-post1644101.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Pasar Terapung Cai Rang

Pasar Terapung Cai Rang

Tidak bisa diabaikan

Tidak bisa diabaikan

Kegembiraan kemenangan

Kegembiraan kemenangan