![]() |
Setelah mendapat kesempatan bermain sebagai starter dari manajer Marcelo Bielsa di Hard Rock, striker berusia 26 tahun itu mengejutkan para penggemar dengan penampilannya yang benar-benar baru. |
![]() |
Nunez tampil dengan rambut hitamnya yang dikepang pendek, sebuah kontras yang mencolok dengan rambut panjang yang biasa ia gunakan dan telah menjadi ciri khas citranya selama bertahun-tahun. |
![]() |
Penampilan baru striker Uruguay itu dengan cepat menjadi viral di media sosial. Banyak penggemar yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka, bahkan meninggalkan komentar lucu tentang gaya rambut Nunez. |
![]() |
Salah satu akun menulis: "Sepertinya seseorang menggunakan spidol untuk menggambar rambut di kepala Nunez." Akun lain berkomentar: "Ada apa dengan kepalanya?". Sementara itu, banyak orang lain berpendapat bahwa gaya rambut baru itu membuat striker Uruguay tersebut terlihat cukup lucu di lapangan. Mungkin Anda juga suka |
![]() |
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Nunez bereksperimen dengan gaya rambut ini. Ia sebelumnya pernah tampil dengan gaya rambut serupa saat perayaan gelar juara Liga Premier Liverpool pada Mei 2025. Namun, apa yang terjadi di lapangan lebih mengkhawatirkan daripada penampilannya. Nunez terus menunjukkan performa yang mengecewakan dan hanya bermain di babak pertama sebelum diganti. |
![]() |
Dalam 45 menit berada di lapangan, striker berusia 26 tahun itu hanya melakukan 3 operan, menyentuh bola 8 kali, tidak melepaskan tembakan tepat sasaran, gagal melakukan dribbling dengan sukses, dan kalah dalam ketiga duel satu lawan satu. Penampilan yang kurang memuaskan ini memperpanjang catatan buruk Nunez. Musim ini, ia bahkan tidak masuk dalam skuad Al Hilal setelah kedatangan Karim Benzema. |
![]() |
Nunez adalah contoh utama dari hari pertandingan yang sulit bagi Uruguay. Empat tahun sebelumnya di Qatar, Arab Saudi menciptakan kejutan besar dalam sejarah Piala Dunia dengan mengalahkan Argentina. Di Piala Dunia 2026, "Green Falcons" memulai kampanye mereka dengan hasil imbang melawan Uruguay. |
![]() |
Hasil imbang 1-1 secara akurat mencerminkan dinamika pertandingan. Uruguay mendominasi penguasaan bola dengan 67%, melepaskan 28 tembakan, 10 di antaranya tepat sasaran. Nilai expected goals (xG) mereka adalah 1,61, jauh lebih tinggi daripada Arab Saudi yang hanya 0,99. Namun, serangan mereka yang kurang efektif mencegah tim Amerika Selatan itu meraih hasil terbaik di pertandingan pembuka mereka. |
Sumber: https://znews.vn/mai-toc-bien-nunez-thanh-tro-cuoi-o-world-cup-post1660079.html


































































