I. Bentuk-bentuk penipuan
- Menyamar sebagai organisasi terkemuka
- Mereka menyamar sebagai bank, lembaga jasa keuangan, perusahaan pengiriman, atau perekrut untuk mengirim email palsu, pesan teks, atau melakukan panggilan telepon palsu.
- Mereka memancing korban ke situs web palsu untuk mencuri informasi pribadi dan detail rekening bank mereka.
- Bentuk-bentuk penipuan yang umum meliputi: peniruan identitas untuk meningkatkan batas kartu kredit, promosi palsu, penipuan pengiriman barang, penipuan hadiah, dan penipuan pekerjaan musiman.
- Menyamar sebagai petugas polisi untuk mendapatkan kartu identitas secara online.
- Dengan memanfaatkan kebijakan penerbitan kartu identitas untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun, para penipu menyamar sebagai petugas polisi, menginstruksikan orang-orang untuk mendaftar melalui Zalo dan meminta mereka untuk mengakses tautan palsu.
- Mencuri data biometrik dan informasi pribadi, memasang malware untuk mengendalikan ponsel dan rekening bank.
- Menyamar sebagai petugas polisi untuk memeras uang dari korban.
- Dengan menyamar sebagai petugas polisi, mereka memberitahu korban bahwa mereka terlibat dalam pencucian uang dan penyelundupan.
- Mereka mengancam akan menangkap mereka, menuntut uang untuk membuktikan ketidakbersalahan mereka, dan melarang mereka mengungkapkan masalah tersebut kepada siapa pun.
- Mengumpulkan informasi pribadi untuk membajak rekening bank.
- Menyamar sebagai karyawan perusahaan listrik
- Hubungi atau kirim pesan untuk menuntut pembayaran tagihan listrik, jika tidak, aliran listrik akan diputus.
- Mereka memancing orang untuk mengklik tautan palsu, memindai kode QR, atau menginstal aplikasi berbahaya untuk mencuri informasi rekening bank.
- Mereka memalsukan diskon tagihan listrik untuk menipu pelanggan agar membayar melalui saluran tidak resmi.
II. Rekomendasi dari bank
- Jangan mengakses tautan yang mencurigakan atau memindai kode QR yang dikirim oleh orang asing.
- Jangan memberikan informasi pribadi melalui telepon atau media sosial.
- Segera hubungi polisi jika Anda mencurigai telah menjadi korban penipuan.
- Hindari menyimpan informasi perbankan Anda di aplikasi dari sumber yang tidak dikenal, dan perbarui pengaturan keamanan Anda secara berkala.
- Periksa status pesanan Anda melalui situs web resmi perusahaan pengiriman.
- Lakukan transaksi hanya melalui saluran resmi ; jangan mentransfer dana ke rekening pribadi.
- Waspadalah terhadap panggilan dan pesan dari orang asing yang menyamar sebagai pejabat pemerintah.
- Hindari membagikan informasi pribadi di media sosial untuk mencegah eksploitasi.
- Periksa lowongan pekerjaan dengan cermat untuk menghindari permintaan pembayaran atau persyaratan wawancara yang tidak biasa.
- Selalu hubungi bank melalui jalur resmi jika Anda memiliki pertanyaan.






Komentar (0)