
Mbappe bersinar di saat yang tepat.
Memasuki kampanye Piala Dunia 2026 di Grup I, tim nasional Prancis menghadapi tantangan signifikan berupa Senegal.
Para lawan dari benua Afrika memulai pertandingan dengan sangat proaktif dan terus menerus menekan tim Prancis dengan gaya permainan yang menuntut fisik. Sementara itu, lini tengah tim juara bertahan tersebut kurang kompak, sehingga lawan dapat memanfaatkan ruang kosong yang ada.
Peluang paling jelas datang pada menit ke-25 ketika tendangan Nicolas Jackson membentur tiang gawang, yang sangat mengecewakan kiper Mike Maignan. Menjelang akhir babak pertama, para penggemar Prancis kembali menahan napas ketika Ismaila Sarr, striker Liga Primer Inggris, melepaskan tembakan melambung di atas mistar gawang dari jarak dekat.
Setelah jeda, para pemain asuhan pelatih Didier Deschamps kembali berkumpul dan merebut inisiatif dalam pertandingan.
Pada menit ke-60, Kylian Mbappe terjatuh di area penalti setelah Sadio Mane berusaha menghadangnya. Namun, setelah berkonsultasi dengan teknologi VAR, wasit memutuskan bahwa tidak ada penalti yang diberikan kepada tim Eropa tersebut.

Mbappe membantu tim nasional Prancis mengatasi pertandingan sulit melawan Senegal.
Tanpa banyak penundaan, kebuntuan terpecah pada menit ke-66 berkat momen brilian dari sang kapten yang mengenakan nomor punggung 10. Menerima umpan apik dari Michael Olise, Mbappe melaju ke depan. penyelesaian satu sentuhan yang bersih Dia mengalahkan kiper Edouard Mendy.
Didorong oleh gol pembuka, tim Eropa bertabur bintang itu terus meningkatkan tekanan tanpa henti.
Pada menit ke-82, gelandang Adrien Rabiot memberikan umpan terobosan yang membongkar pertahanan Senegal, dan membuka peluang bagi pemain pengganti Bradley Barcola. Bintang muda itu mengontrol bola dengan mulus sebelum melepaskan tembakan. Sebuah pukulan chip yang terampil menggandakan keunggulan.
Drama pertandingan di New Jersey mencapai puncaknya di menit-menit akhir waktu tambahan. Senegal kembali membangkitkan harapan untuk meraih satu poin berkat penyelesaian akhir yang menentukan dari pemain muda berbakat Ibrahim Mbaye pada menit ke-90+5.
Namun, kegembiraan tim Afrika itu hanya berlangsung satu menit sebelum kapten Prancis memadamkan harapan untuk menyamakan kedudukan.
Menerima bola dari jarak hampir 30 meter, Mbappe berbalik dan melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut atas gawang. Gol spektakuler ini tidak hanya memastikan kemenangan tetapi juga mengantarkannya melewati Olivier Giroud untuk meraih gelar pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Amerika.
Jika Anda ingin mempelajari strategi "Les Bleus" di turnamen terbesar tahun ini, silakan lihat artikel "Profil Piala Dunia 2026 Prancis: Aksi Terakhir Deschamps".
Skor akhir: Prancis 3-1 Senegal
Pencetak gol:
Prancis: Kylian Mbappé (66', 90+6'), Bradley Barcola (82')
Senegal: Ibrahim Mbaye (90+5')
Susunan pemain inti untuk kedua tim:

Foto: BongDa.com.vn.
Menurut Sepak Bola
Sumber: https://baoangiang.com.vn/mbappe-bung-no-dua-phap-vuot-kho-truoc-senegal-a489231.html










