Mai Thi Tuyet Ngan, seorang siswi kelas 7 di Sekolah Dasar dan Menengah Nguyen Van Troi (komune Que Phuoc), berasal dari latar belakang yang sangat sulit karena ibunya meninggalkannya dan ayahnya tidak memiliki pekerjaan tetap.
Berkat program "Ibu Pelindung", Tuyet Ngan dihubungkan oleh Persatuan Wanita di komune tersebut dengan para dermawan yang memberinya 200.000 VND per bulan hingga kesulitan keluarganya mereda. Bantuan tepat waktu ini meningkatkan kepercayaan dirinya, memungkinkannya untuk membeli buku, pakaian, dan fokus pada studinya.
"Saya sangat senang mendapatkan perhatian dari para guru dan ibu. Berkat itu, saya jadi lebih termotivasi untuk belajar lebih giat," ungkap Ngan.
Di komune Nong Son, Huynh Thi Bich Hang, seorang siswi kelas 5 SD di Sekolah Dasar Hoang Dieu, juga menghadapi situasi sulit, karena kehilangan ibunya sejak usia dini dan ayahnya buta. Sejak menerima sponsor pada tahun 2023, Hang telah didukung dengan dana sebesar 6 juta VND setiap tahunnya untuk menutupi biaya sekolah, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan pokok. Ia juga secara teratur menerima dorongan dan bimbingan dari anggota perkumpulan perempuan.
"Saya akan berusaha lebih keras lagi, berupaya belajar dengan baik agar bisa memiliki karier yang stabil di masa depan, membantu ayah saya, dan tidak mengecewakan ibu dan bibi yang telah merawat saya," ungkap Hang.
Menurut Ibu Pham Thi Anh Tu, Ketua Serikat Perempuan Komune Que Phuoc, saat ini 10 dari 38 anak yatim piatu yang membutuhkan bantuan telah dibantu melalui upaya bersama para pejabat, anggota, dan donatur. Selain dukungan finansial, serikat ini juga menyelenggarakan banyak kegiatan pendamping praktis seperti: kegiatan klub, perkemahan musim panas, pengajaran keterampilan perawatan diri dan keterampilan pencegahan kekerasan; penyelenggaraan festival anak-anak, Festival Pertengahan Musim Gugur, dan perayaan Hari Anak…
"Kami berharap organisasi dan individu baik di daerah setempat maupun di luar daerah akan terus mendukung dan membantu anak-anak yatim piatu menerima pengasuhan tidak hanya secara materi tetapi juga secara spiritual, sehingga mereka dapat belajar, berlatih, berkembang secara komprehensif, dan menjadi anggota masyarakat yang berguna," kata Ibu Tu.
Sementara itu, Ibu Dang Thi Le, Ketua Serikat Wanita Komune Nong Son, menyampaikan bahwa begitu model pemerintahan lokal dua tingkat diterapkan, serikat tersebut segera meluncurkan program "Ibu Baptis" dan menjalin hubungan dengan 11 anak kurang mampu untuk memberikan dukungan sebesar 2-6 juta VND per anak per tahun.
Sumber pendanaan utama berasal dari kontribusi para pejabat dan anggota, serta sumbangan dari bisnis dan individu. Selain dukungan finansial, asosiasi ini juga menerapkan berbagai bentuk bantuan praktis, seperti menyumbangkan seragam, buku, dan perlengkapan sekolah.
Selain itu, asosiasi tersebut menugaskan anggotanya untuk secara teratur dekat dan mendukung anak-anak, baik dalam studi mereka maupun dalam mendidik mereka tentang etika dan keterampilan hidup. Kegiatan-kegiatan ini telah berkontribusi untuk memotivasi anak-anak agar percaya diri pergi ke sekolah, memupuk impian mereka, dan menatap masa depan yang lebih baik.
Program "Ibu Baptis" di Que Phuoc dan Nong Son telah menyebar luas di seluruh komunitas. Banyak pejabat, guru, anggota serikat pemuda, organisasi, dan individu bersedia menjadi sponsor dan berbagi kasih sayang dengan anak-anak yatim piatu dalam keadaan sulit. Melalui ini, anak-anak tidak hanya diberi lebih banyak kesempatan untuk pendidikan, tetapi juga semangat kepedulian dan kohesi sosial dipupuk.
Sumber: https://baodanang.vn/me-do-dau-tiep-suc-tre-em-kho-khan-3302862.html






Komentar (0)