![]() |
Mbappe mencetak dua gol melawan Irak. |
Di lapangan Philadelphia, Kylian Mbappe hanya membutuhkan 14 menit untuk membuat perbedaan. Dari umpan terarah Michael Olise, kapten Prancis itu mengontrol bola dengan rapi sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola meluncur dengan lengkungan indah, di luar jangkauan kiper Irak, dan membuka skor untuk "Les Bleus".
Pertandingan kemudian dihentikan selama lebih dari dua jam karena kondisi cuaca. Jeda panjang tersebut tidak mengganggu ritme Mbappe. Ketika pertandingan dilanjutkan, striker Real Madrid itu terus menunjukkan performa gemilangnya.
Pada menit ke-54, Ousmane Dembele memanfaatkan kesalahan pertahanan Irak dan mengoper bola kepada Mbappe. Pemain nomor 10 Prancis itu tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, menyelesaikan dengan akurat untuk menjadikan skor 2-0 dan mencetak dua gol.
Ini adalah pertandingan kedua berturut-turut di mana Mbappe mencetak dua gol di Piala Dunia 2026. Pada pertandingan sebelumnya, ia juga mencetak dua gol melawan Senegal. Persaingan antara Mbappe dan Lionel Messi pun semakin memanas. Setelah Mbappe mencetak dua gol melawan Senegal, Messi membalasnya dengan hat-trick melawan Aljazair. Dalam pertandingan ini, Messi bermain lebih dulu melawan Austria dan mencetak dua gol. Kemudian Mbappe melakukan hal yang sama melawan Irak.
Dua gol melawan Irak membantu Mbappe meningkatkan total golnya di Piala Dunia menjadi 16. Prestasi ini menyamai rekor legenda Miroslav Klose dan hanya terpaut dua gol dari rekor Messi.
Hebatnya, Mbappe hanya membutuhkan 16 pertandingan untuk mencapai tonggak sejarah ini. Sementara itu, Klose membutuhkan 24 pertandingan, dan Messi membutuhkan 27 pertandingan untuk mencetak 16 gol di turnamen sepak bola terbesar di planet ini.
Di Piala Dunia 2026 saja, Mbappe sudah mencetak 4 gol dalam 2 pertandingan. Dengan performanya saat ini, para penggemar Prancis punya alasan untuk berharap dia terus bersaing memperebutkan Sepatu Emas, seperti yang dilakukannya di Qatar pada tahun 2022.
Tidak hanya Mbappe, tetapi lini serang Prancis juga menunjukkan banyak tanda positif. Olise dan Dembele sama-sama memberikan kontribusi langsung pada gol. Ini memberi pelatih Didier Deschamps lebih banyak alasan untuk percaya diri menjelang turnamen.
Dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup, Prancis akan menghadapi Norwegia pada tanggal 27 Juni. Pertandingan ini diprediksi tidak hanya akan menentukan perebutan posisi puncak di Grup I, tetapi juga menjadi pertarungan yang sangat dinantikan antara dua striker terkemuka dunia : Kylian Mbappe dan Erling Haaland.
Sumber: https://znews.vn/messi-goi-mbappe-tra-loi-post1662251.html



































































