Selain lezat, makanan ini juga sangat mengenyangkan dan harganya sangat murah, mulai dari hanya 60 sen per porsi.
Koshary adalah hidangan "tepung yang dicampur dengan tepung" yang kedengarannya kurang menggugah selera tetapi rasanya sangat enak. Hidangan ini terdiri dari dua bahan utama: berbagai jenis tepung dan saus.
Bahan-bahan bertepung yang digunakan untuk membuat koshary meliputi berbagai jenis biji-bijian seperti beras, tepung terigu, kacang-kacangan, dan lain-lain, sedangkan sausnya terutama adalah saus tomat. Beras, kacang-kacangan, mi, dan lain-lain, diletakkan bersama-sama dalam mangkuk atau piring, kemudian saus dituangkan di atasnya dan diaduk rata.
Karena seluruhnya terbuat dari pati dan saus nabati, koshary seharusnya tidak terlalu enak, tetapi yang mengejutkan, berkat keahlian juru masaknya, rasanya sangat lezat. Sejak zaman kuno, makanan ini telah menjadi favorit masyarakat Mesir selama masa puasa, dan pada tahun 2025 diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda, dan sekarang menjadi salah satu makanan jalanan yang paling populer.


Sejarah koshary sebagai makanan jalanan kemungkinan besar bermula pada abad ke-20. Para pedagang kaki lima menggunakan gerobak dorong, membawa tiga panci besar berisi mi matang, buncis, dan campuran nasi, lentil, dan bihun, yang masih panas mengepul saat mereka berkeliling berjualan. Setiap kali pelanggan datang, mereka akan dengan cepat mengambil sesendok dari setiap panci ke dalam mangkuk, mengetuk sisi setiap panci untuk mencegah lengket sebelum beralih ke panci berikutnya. Bunyi "klik" tersebut menjadi ciri khas koshary.
Setelah mencampur tepung maizena, mereka menyiraminya dengan saus tomat dan cuka, lalu menaburinya dengan bawang goreng renyah untuk melengkapi hidangan koshary.
Satu porsi koshary sangat murah, berkisar antara 60 sen hingga $1,80, tergantung apakah dijual di pinggir jalan atau di restoran kelas atas. Seiring waktu dan melalui adaptasi terhadap tren modern, koshary menjadi semakin beragam dan kaya rasa, sambil tetap mempertahankan sifatnya sebagai "pati yang dicampur dengan pati" dan, yang terpenting, harganya yang sangat rendah.


Sumber: https://giaoducthoidai.vn/mon-an-vat-duoc-yeu-thich-nhat-ai-cap-post781998.html









