Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Moskow menarik wisatawan Tiongkok berkat kebijakan bebas visa.

VHO - Menyusul keputusan untuk memperpanjang kebijakan bebas visa antara Rusia dan Tiongkok hingga akhir tahun 2027, arus wisatawan antara kedua negara kembali meningkat setelah bertahun-tahun terhenti. Dalam tren pemulihan ini, Moskow muncul sebagai destinasi yang sangat menarik bagi wisatawan Tiongkok, terutama wisatawan muda yang menikmati pengalaman budaya dan perjalanan mandiri.

Báo Văn HóaBáo Văn Hóa27/05/2026

Moskow menarik wisatawan Tiongkok berkat kebijakan bebas visa - foto 1
Wisatawan Tiongkok berjalan-jalan di Lapangan Merah di Moskow. Foto: VCG

Menurut Komite Pariwisata Kota Moskow, ibu kota Rusia menyambut lebih dari 470.000 pengunjung dari Tiongkok pada tahun 2025, menempatkan pasar ini di antara lima sumber wisatawan dengan pertumbuhan tercepat. Para pejabat Rusia memperkirakan bahwa pelonggaran persyaratan visa akan terus menjadi dorongan signifikan, berkontribusi pada peningkatan jumlah pengunjung yang substansial dalam periode mendatang.

Dorongan untuk gelombang pariwisata baru ini berasal dari perpanjangan kebijakan bebas visa secara bersamaan oleh kedua negara. Setelah Beijing mengumumkan perpanjangan kebijakan bebas visa bagi warga negara Rusia hingga akhir tahun 2027, Rusia juga mengkonfirmasi akan mempertahankan mekanisme serupa untuk wisatawan Tiongkok. Sebelumnya, sejak akhir tahun lalu, Moskow telah mengizinkan warganya masuk hingga 30 hari tanpa visa.

Menurut Evgeny Kozlov, Ketua Komite Pariwisata Moskow, penyederhanaan prosedur masuk akan semakin mendorong pertukaran antar masyarakat, pariwisata individu dan kelompok, serta kerja sama budaya dan bisnis antara kedua negara. Ia percaya bahwa kebijakan baru ini akan sangat mempromosikan perjalanan singkat dan perjalanan ala backpacker di kalangan anak muda.

Dampak kebijakan bebas visa dengan cepat terlihat dari peningkatan pesat jumlah pengunjung. Data dari Rusia menunjukkan bahwa selama pelaksanaan program tersebut, negara itu menerima sekitar 2 juta pengunjung dari Tiongkok, sementara hampir 1 juta wisatawan Rusia mengunjungi negara tetangganya. Angka-angka ini mencerminkan pemulihan yang kuat dalam perjalanan dan pertukaran antara kedua negara.

Seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan, terjadi pergeseran yang signifikan dalam tren perjalanan masyarakat Tiongkok. Pada akhir tahun 2025, sekitar 84% akan memilih perjalanan mandiri daripada tur tradisional. Para ahli memperkirakan bahwa kebijakan bebas visa akan semakin mendorong tren ini di tahun-tahun mendatang.

Pergeseran ini juga menyebabkan perubahan dalam tuntutan pengalaman. Selain tempat-tempat terkenal seperti Lapangan Merah, Kremlin, dan Teater Bolshoi, wisatawan muda Tiongkok semakin tertarik pada budaya lokal, kuliner , dan kehidupan sehari-hari masyarakat Rusia. Menurut Komite Pariwisata Moskow, kelompok usia 18-35 tahun kini mencakup lebih dari setengah pengunjung dari pasar ini.

Untuk beradaptasi dengan generasi wisatawan baru, banyak bisnis di Moskow juga mulai mengubah pendekatan layanan mereka, mulai dari meningkatkan layanan dan dukungan bahasa hingga merancang pengalaman yang lebih sesuai untuk wisatawan muda.

Seiring dengan kebijakan visa yang lebih longgar, perluasan penerbangan langsung antara kedua negara terus memberikan dorongan lebih lanjut bagi pariwisata di Rusia. Moskow, St. Petersburg, Vladivostok, Irkutsk, dan Khabarovsk saat ini termasuk di antara destinasi yang paling diminati oleh wisatawan Tiongkok.

Menurut platform perjalanan qunar.com, yang dikutip oleh Beijing Daily, Rusia menjadi salah satu destinasi luar negeri dengan pertumbuhan tercepat bagi wisatawan dari negara terpadat di dunia sejak kebijakan bebas visa diterapkan. Pemesanan hotel untuk musim panas ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara permintaan penerbangan ke St. Petersburg juga mengalami peningkatan serupa.

Para ahli percaya bahwa tren ini mencerminkan meningkatnya permintaan dari wisatawan Tiongkok untuk destinasi yang kaya akan identitas budaya dan menawarkan pengalaman yang berbeda dari rute perjalanan yang biasa di Eropa atau Asia Tenggara. Oleh karena itu, perpanjangan kebijakan bebas visa diharapkan dapat semakin mendorong industri pariwisata, sekaligus mempromosikan pertukaran budaya dan menghubungkan orang-orang antara kedua negara.

Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/moskva-hut-khach-trung-quoc-nho-cu-hich-mien-visa-232085.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Warna-warna Kepulauan Selatan

Warna-warna Kepulauan Selatan

Kebahagiaan keluarga

Kebahagiaan keluarga

Bayi bahagia, bayi sehat

Bayi bahagia, bayi sehat