Mourinho sedang memojokkan lawan-lawannya. |
Perdebatan pecah antara Jose Mourinho dan Okun Buruk setelah pertandingan perempat final Piala Turki di Stadion Ulker Sukru Saracoglu. Mourinho tiba-tiba mencengkeram hidung Buruk, menyebabkan pelatih Galatasaray itu jatuh ke tanah kesakitan.
Seketika itu juga, banyak pemain Galatasaray bergegas melindungi Buruk, menciptakan suasana kacau. Wasit pun menunjukkan kartu merah kepada Mourinho.
Ini bukan kali pertama Mourinho bertindak impulsif secara fisik terhadap seorang rekan. Pada tahun 2011, selama Piala Super Spanyol, manajer asal Portugal itu juga didenda karena mencolok mata asisten pelatih Barcelona, Tito Vilanova.
Menurut Telegraph , Federasi Sepak Bola Turki akan membuka penyelidikan. Mourinho menghadapi risiko larangan melatih dalam jangka waktu yang lama.
Hubungan yang tegang antara Mourinho dan Buruk bukanlah hal baru, karena manajer Fenerbahce itu mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Galatasaray bulan lalu. Hal ini bermula dari tuduhan Galatasaray bahwa Mourinho menyebut Burk dan para pemainnya sebagai "monyet".
Kembali ke perempat final Piala Jerman, Fenerbahce memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri tetapi tertinggal 2-0 dari Galatasaray berkat dua gol dari Victor Osimhen. Satu-satunya gol hiburan yang mampu dicetak tim tuan rumah adalah gol Sebastian Szymanski di waktu tambahan babak pertama.
Kekalahan melawan Galatasaray pagi ini (3 April) menempatkan Fenerbahce pada risiko besar mengakhiri musim tanpa meraih trofi apa pun. Sebelumnya, tim asuhan Mourinho telah tersingkir dari Liga Europa. Di liga domestik, Fenerbahce saat ini juga tertinggal 6 poin dari Galatasaray.
Sumber: https://znews.vn/mourinho-bop-mui-doi-thu-sau-tran-thua-post1542842.html






Komentar (0)