Pertandingan di Old Trafford berlangsung dengan tempo yang agak lambat. Baru pada menit ke-11 para penggemar menyaksikan momen penting. Setelah umpan satu-dua dari Hojlund, Mainoo menerobos masuk ke area penalti tetapi dilanggar oleh bek Wolves. Wasit ragu sejenak sebelum memutuskan untuk tidak meniup peluit.
Tendangan pertama tim tuan rumah yang tepat sasaran berasal dari tendangan sudut. Pada menit ke-30, Eriksen mengirimkan umpan silang yang sulit, memaksa kiper Jose Sa untuk menepis bola guna mencegah bahaya.
Pada menit ke-34, Eriksen terus mengancam gawang tim tamu dengan tendangan bebas yang melengkung cukup jauh. Namun, Sa tetap menjadi penentu kemenangan.
MU bermain proaktif di kandang. |
Babak pertama berakhir tanpa gol. Baik Manchester United maupun Wolves bermain tanpa banyak semangat, karena kedua tim tidak memiliki target yang tersisa untuk diperjuangkan di Liga Premier. Pada saat yang sama, Ipswich tertinggal 2-0 dari Arsenal. Ini berarti Wolves hampir pasti aman dari degradasi.
Seperti yang diumumkan setelah kemenangan melawan Lyon, MU akan menggunakan skuad yang terdiri dari pemain cadangan atau pemain muda untuk sisa musim Liga Premier 2024/25.
Tyler Fredricson, seorang bek muda kelahiran 2005, melakukan debutnya di Liga Primer. Pemain U18 ini berduet dengan Mazraoui dan Lindelof dalam formasi tiga bek di depan gawang Onana.
Di sisi kiri, bek kiri Harry Amass menjalani penampilan pertamanya sebagai starter di Premier League. Di lini depan, Kobbie Mainoo tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak 2 Februari.
Tantangan fisik dan mental setelah kemenangan comeback mereka melawan Lyon di Liga Europa akan menjadi tantangan besar bagi tim Ruben Amorim saat mereka menjamu Wolverhampton di Old Trafford.
Dengan posisi mereka di Liga Premier saat ini yang kurang memberikan harapan, Liga Europa mungkin menjadi satu-satunya cara bagi United untuk menyelamatkan musim ini. Namun, rekor mereka yang hanya kalah 1 kali dari 13 pertandingan kandang terakhir melawan Wolves (9 kemenangan, 3 hasil imbang) memberikan kepercayaan diri kepada para penggemar bahwa "Setan Merah" masih memiliki kemampuan untuk mengamankan tiga poin penuh.
Di sisi lain, Wolves sedang menikmati performa terbaik mereka dalam lebih dari 50 tahun di kasta tertinggi sepak bola Inggris dengan empat kemenangan beruntun. Jika mereka mengamankan tiga poin lagi di Old Trafford, dan Ipswich kalah dari Arsenal akhir pekan ini, mereka akan secara resmi memastikan bertahan di Premier League. Di bawah manajer Vítor Pereira, Wolves telah mengalami transformasi dramatis, dari tertinggal 13 poin dari Manchester United menjadi memiliki peluang untuk mengejar jika mereka mengalahkan mereka lagi, sesuatu yang mereka lakukan pada Boxing Day tahun lalu.
Diagram taktik kedua klub. |
Sumber: https://znews.vn/mu-0-0-wolves-mainoo-dut-diem-chech-cot-post1547425.html






Komentar (0)