![]() |
MU menyia-nyiakan 73 juta poundsterling untuk Sancho. |
Sancho pernah dianggap sebagai salah satu talenta penyerang paling cemerlang di sepak bola Inggris ketika bermain untuk Dortmund. Namun, sejak tiba di Old Trafford pada tahun 2021 dengan biaya transfer £73 juta, kariernya mengalami penurunan. Performa yang tidak konsisten, ditambah masalah psikologis dan konflik internal, menyebabkan dia secara bertahap kehilangan tempatnya di tim.
Musim ini, Sancho bermain untuk Aston Villa dengan status pinjaman. Namun, gajinya tetap termasuk yang tertinggi di Manchester United, sekitar £200.000 per minggu. Sesuai kesepakatan antara kedua klub, Aston Villa hanya membayar sekitar 80% dari gajinya selama masa pinjamannya di sana.
Perlu dicatat bahwa kontribusi Sancho di lapangan cukup terbatas. Setelah 18 penampilan di Premier League, pemain berusia 24 tahun ini belum mencetak gol dan hanya berhasil memberikan satu assist. Angka-angka yang sederhana ini menunjukkan bahwa Aston Villa kemungkinan besar tidak akan merekrut Sancho secara permanen setelah masa pinjamannya berakhir.
![]() |
Sancho gagal menjadi bintang yang bersinar. Foto: Reuters . |
Dengan kontrak Sancho bersama MU yang akan berakhir pada musim panas 2026, Manchester United menghadapi dilema yang sulit. Mereka kemungkinan besar akan menerima kehilangan Sancho sebagai pemain bebas transfer, yang berarti investasi mereka sebesar £73 juta tidak akan dapat dipulihkan.
Oleh karena itu, kesepakatan Sancho dipandang sebagai contoh utama dari keputusan perekrutan MU yang tidak efektif dalam beberapa tahun terakhir. Dari seorang pemain yang dulunya diharapkan menjadi bintang penyerang papan atas, Sancho menghadapi risiko meninggalkan Old Trafford tanpa kabar.
Sumber: https://znews.vn/mu-lang-phi-73-trieu-bang-voi-sancho-post1633073.html








Komentar (0)