Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Musim berbunga yang terlambat dan kenangan akan pohon flamboyan di Nha Trang.

Bunga sakura di New York mekar lebih lambat dari biasanya tahun ini karena cuaca dingin yang berkepanjangan. Namun karena itu, banyak orang berlama-lama di bawah pohon, mengagumi bunga-bunga lebih dekat dan mengambil lebih banyak foto sebelum musim berakhir. Di kampus, para siswa mulai mengambil lebih banyak foto. Di bawah bunga-bunga putih dan merah muda pucat, sekelompok teman berdiri, berpelukan, tersenyum, dan mengabadikan momen-momen terakhir tahun ajaran. Tiga anak laki-laki berdiri bersama di bawah bunga-bunga yang mekar. Dalam beberapa bulan, mereka akan berpisah, tetapi hari ini, mereka masih di sini, berfoto bersama.

Báo Khánh HòaBáo Khánh Hòa26/05/2026

Melihat gambar-gambar itu, saya teringat Nha Trang, tempat musim berbunga sepertinya tidak pernah terlambat.

Dulu, saat saya masih pelajar, sekitar waktu ini, halaman sekolah lama SMA Le Quy Don (sekarang SMA Tran Quoc Toan, Kelurahan Nha Trang) akan dipenuhi warna merah cerah dari pohon flamboyan. Pohon flamboyan tua di tengah halaman selalu mekar pada waktu yang tepat, menandakan datangnya musim perpisahan. Bunga-bunga yang jatuh ke tanah, gaun ao dai putih yang lewat—semuanya menciptakan gambaran familiar tentang masa sekolah.

Jalan-jalan seperti Pham Van Dong juga bersinar merah selama musim berbunga. Para siswa berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil, berfoto bersama teman dan guru. Saat itu, berfoto hanyalah untuk mengabadikan kenangan; tidak ada yang terlalu memikirkan ke mana setiap orang akan pergi di masa depan.

Kemudian tahun ajaran berakhir, dan semua orang mulai menempuh jalan masing-masing. Beberapa melanjutkan studi, beberapa mulai bekerja, beberapa tetap tinggal, dan beberapa pergi lebih jauh. Saat itu, perasaan berpisah hanya berupa kesedihan ringan. Belakangan, saya menyadari bahwa saat itulah hidup mulai berubah secara signifikan. Kami tidak lagi bertemu setiap hari, tidak lagi berbagi cerita kecil seperti sebelumnya.

Teman-teman saya, yang telah saya temui kembali sejak saat itu, jumlahnya bisa dihitung dengan jari tangan. Bahkan mengatur reuni saat saya pulang pun tidak mudah, karena setiap orang memiliki pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawabnya masing-masing. Beberapa telah pindah ke tempat lain, yang lain telah beremigrasi. Dulu di SMA, ketika kami berpisah, semua orang berjanji untuk tetap berhubungan dan mengadakan reuni kelas secara teratur. Tetapi seiring waktu berlalu, kehidupan setiap orang berubah, dan janji-janji itu tidak selalu ditepati.

Sekarang setelah menjadi dosen, saya lebih memahami perasaan ini. Melihat mahasiswa mengambil foto di bawah bunga yang bermekaran, saya melihat cerminan diri saya di masa muda, dan saya mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang para guru yang pernah melihat murid-murid mereka lulus.

Ibu saya juga seorang guru. Dulu saya sering mendengar beliau bercerita tentang generasi-generasi murid yang pernah diajarnya, masing-masing menempuh jalannya sendiri. Beberapa kembali berkunjung, yang lain tidak. Menjadi seorang guru berarti mengucapkan selamat tinggal kepada murid-murid, tetapi tidak selalu mungkin untuk bertemu mereka lagi.

Setiap kali saya berkesempatan kembali ke Nha Trang, saya selalu berusaha mengunjungi sekolah lama saya dan guru-guru saya. Beberapa masih mengajar, yang lain sudah pensiun. Reuni ini tidak sering terjadi, tetapi selalu meninggalkan kesan yang mendalam.

Jalan-jalan tua, pepohonan, dan sinar matahari di Nha Trang tetap sama; hanya orang-orang yang berubah seiring waktu. Pohon-pohon flamboyan mekar setiap tahun di musim yang sama, tetapi orang-orang yang berdiri di bawah cabang-cabangnya tahun itu tidak lagi berada di tempat yang sama. Jika menengok ke belakang, ada periode-periode yang tampak biasa saja tetapi sangat berkesan. Bagi saya, baik itu bunga sakura di New York atau pohon-pohon flamboyan di Nha Trang, yang tersisa bukanlah sekadar gambaran musimnya, tetapi orang-orang yang bersama saya selama periode tertentu dalam hidup saya.

Profesor Madya Dr. Pham Bich Ngoc (Kota New York)

Sumber: https://baokhanhhoa.vn/van-hoa/202605/mua-hoa-muon-va-ky-uc-phuong-do-o-nha-trang-2cb4ea2/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
terkemuka

terkemuka

Tarian cinta di atas ombak Mui Ne

Tarian cinta di atas ombak Mui Ne

kereta senja

kereta senja