
ABC News, mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa militer AS telah mencegat dan menembak jatuh sejumlah drone Iran yang menimbulkan ancaman serupa.
Setelah serangan udara, tiga ledakan besar terdengar di sebelah timur Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan strategis dan pangkalan angkatan laut Iran di dekat Selat Hormuz.
Menurut kantor berita Fars Iran, ledakan terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat hari ini (28 Mei), dan sempat memicu sistem pertahanan udara Bandar Abbas.
Serangan terbaru ini terjadi hanya dua hari setelah pasukan AS melakukan apa yang digambarkan Washington sebagai "serangan membela diri" terhadap target militer di Iran selatan.
Kapten Tim Hawkins mengatakan kepada Fox News: "Serangan presisi tersebut menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang secara aktif berupaya memasang ranjau. Operasi ini dilakukan untuk melindungi pasukan AS dari ancaman langsung pasukan Iran."
Sebelumnya, beberapa ledakan juga terjadi di Bandar Abbas dan daerah pesisir dekat Selat Hormuz. Penyebab ledakan tersebut belum diketahui. Namun, kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa situasi di Bandar Abbas terkendali dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan setelah ledakan keras tersebut.
Sumber: https://vietnamnet.vn/my-mo-dot-tan-cong-moi-vao-phia-nam-iran-2520085.html









Komentar (0)