
Menurut CENTCOM, militer AS melancarkan serangan udara yang menghancurkan gudang rudal Iran , kendaraan udara tak berawak (UAV), dan sistem radar pantai.
Serangan udara tersebut menyusul serangan Teheran terhadap kapal M/V Ever Lovely berbendera Singapura pada 25 Juni. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mengerahkan setidaknya empat drone untuk menyerang kapal kargo tersebut.
Sementara itu, media Iran mengkonfirmasi adanya ledakan besar di bagian selatan negara itu. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah berhasil memukul mundur serangan AS di Pulau Sirik di Selat Hormuz.
Dalam perkembangan lain, survei yang dilakukan oleh McLaughlin & Associates dari tanggal 17 hingga 23 Juni di antara 1.000 calon pemilih menunjukkan bahwa 50% menyetujui penanganan situasi oleh Presiden AS Donald Trump, sementara 46% tidak setuju. Dukungan untuk Trump meningkat di tengah penurunan harga minyak global dan reaksi pasar yang positif terhadap upaya untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/my-tan-cong-cac-muc-tieu-tai-iran-post859405.html








