
Perdebatan mengenai distribusi manfaat dari kecerdasan buatan (AI) semakin meningkat di AS. (Tangkapan layar)
Di Amerika Serikat, perkembangan pesat industri kecerdasan buatan (AI) memicu perdebatan tentang bagaimana mendistribusikan manfaat ekonomi yang dihasilkan teknologi ini. Meskipun ada konsensus tentang perlunya mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar di pasar tenaga kerja, pihak-pihak yang terlibat belum menyepakati mekanisme distribusi yang spesifik.
Dalam laporan kebijakan baru-baru ini, perusahaan AI Anthropic mencatat bahwa meskipun aplikasi AI dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, aplikasi tersebut juga berisiko menyebabkan pengangguran dan penurunan pendapatan bagi kelompok pekerja tertentu. Laporan tersebut mengusulkan respons yang disesuaikan dengan berbagai tingkat pengangguran, termasuk pendapatan dasar universal, dana AI nasional, dan "dividen digital".
Usulan-usulan ini dikatakan serupa dengan pandangan Paus Leo XIV, yang menyerukan pengembangan langkah-langkah penanggulangan untuk mencegah manfaat AI terkonsentrasi pada sekelompok kecil orang dalam masyarakat.
Beberapa perusahaan teknologi juga telah mengusulkan model sukarela untuk mendirikan dana aset publik guna berbagi manfaat AI. Sementara itu, para politisi Amerika mempromosikan berbagai inisiatif terkait masalah ini.
Presiden AS Donald Trump dikabarkan telah menyatakan dukungan terhadap gagasan pemerintah memegang saham di perusahaan-perusahaan AI besar untuk mendistribusikan manfaat kepada masyarakat. Sebaliknya, beberapa anggota parlemen dari Partai Demokrat telah mengusulkan rencana untuk mengakuisisi hingga 50% saham perusahaan AI untuk menciptakan dana investasi nasional senilai sekitar 7 triliun dolar AS.
Namun, banyak perusahaan AI telah menyatakan kekhawatiran. Mereka berpendapat bahwa risiko seperti pengangguran massal atau kekurangan pendapatan pajak sedang dilebih-lebihkan, dan memperingatkan bahwa redistribusi keuntungan yang berlebihan dapat menghambat inovasi teknologi.
Bich Hong
Sumber: YTN
Sumber: https://baothanhhoa.vn/my-tranh-luan-ve-phan-phoi-loi-ich-tu-ai-292737.htm









