Program seperti Haha Family Film-film seperti " We Have Each Other at Home," "Returning to the Countryside to Get Rich," dan lain-lain , telah membuka jalan yang berbeda: lebih lembut namun menyentuh hati penonton dengan lebih dalam.

Pemeran acara Keluarga Haha mengalami pembuatan garam di Sa Huynh, Quang Ngai.
Foto: YEAH1
Kesamaan dalam program-program ini adalah latar tempatnya: daerah pedesaan, pegunungan, dan terpencil... tempat-tempat dengan alam yang megah, tradisi budaya yang kaya, dan orang-orang yang sederhana dan bersahaja. Melalui perjalanan para seniman, penonton dibawa kembali, tidak hanya secara geografis tetapi juga secara emosional, membangkitkan kenangan masa kecil, kasih sayang keluarga, dan rasa syukur terhadap komunitas dan masyarakat. Ini menjelaskan mengapa acara-acara ini, meskipun tidak banyak mendapat perhatian media, tetap tersebar luas dan menarik penonton dari segala usia.
Keluarga Haha adalah contoh utama dari program "penyembuhan". Alih-alih menempatkan para artis dalam situasi yang canggung, acara ini memungkinkan mereka untuk secara alami berintegrasi ke dalam kehidupan masyarakat setempat. Sudut kamera yang dipilih dengan cermat, musik latar yang sederhana, dan dialog yang mempertahankan esensi kehidupan sehari-hari menjadikan program ini sebagai "obat spiritual" bagi penduduk kota di tengah kekhawatiran dan kecemasan mereka.

Program " Kembali ke Kota Asalmu untuk Menjadi Kaya"
Foto: Produsen
Demikian pula, "Returning Home to Get Rich" tidak hanya mencerminkan pertanian modern tetapi juga secara langsung membahas masalah distribusi produk untuk masyarakat setempat. Dengan model siaran langsung yang praktis – di mana para seniman mempelajari keahlian sambil memperkenalkan produk khas lokal kepada konsumen – program ini pada awalnya menunjukkan bahwa televisi realitas dapat menghubungkan daerah pedesaan dan perkotaan, seniman dan petani, serta hiburan dan perdagangan dalam kerangka kerja kreatif.
Agar program-program televisi ini tidak hanya menjadi fenomena jangka pendek, para produser membutuhkan strategi jangka panjang dan pendekatan yang canggih terhadap pengembangan konten.
Pertama, sangat penting untuk menghindari pola monoton dengan formula yang sudah familiar. Memperluas lokasi syuting ke daerah yang kurang dieksplorasi, mengeksplorasi adat istiadat unik, festival, kerajinan tradisional, dan kisah-kisah komunitas individu akan membantu program ini mempertahankan daya tariknya dan rasa penemuan. Kedua, para seniman yang berpartisipasi perlu dipilih dengan cermat untuk mewujudkan semangat "keaslian, keramahan, dan kemauan untuk terjun langsung." Mereka yang dapat mendengarkan, berinteraksi secara tulus, dan berempati dengan masyarakat setempat akan mencegah program ini terasa dangkal atau artifisial. Lebih lanjut, jangkauan program harus meluas melampaui cakupan siarannya. Mengembangkan platform interaktif yang menyertainya (seperti halaman penggemar, YouTube, TikTok di balik layar, dan grup komunitas penggemar) akan membantu menjaga hubungan dengan audiens. Tindakan praktis seperti meminta dukungan, penggalangan dana untuk daerah setempat, mengembangkan pariwisata yang terkait dengan program, atau mempromosikan produk OCOP (One Commune One Product) akan menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, dukungan dari pemerintah daerah, bisnis, dan organisasi sosial sangat penting agar program ini dapat melampaui sekadar "pengalaman televisi" dan menjadi jembatan menuju pembangunan berkelanjutan bagi wilayah yang bersangkutan. Dapat dikatakan bahwa acara reality TV ini membuka tren baru dalam konsumsi hiburan mental dan rekreasi bagi para pemirsa.
Sumber: https://thanhnien.vn/net-moi-cua-truyen-hinh-thuc-te-185250729232705743.htm









