Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan hampir 500 drone dan lebih dari 70 rudal ke arah negara itu dalam "serangan terkoordinasi skala besar," yang menargetkan Kyiv dari berbagai arah.

Sebuah gedung apartemen diserang rudal Rusia di Kyiv, Ukraina, pada dini hari tanggal 2 Juli (Sumber: AP)
Sebagian besar rudal dan drone berhasil dicegat, tetapi total 33 objek mengenai sasarannya.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan 110 tim penyelamat darurat telah dikerahkan ke 59 lokasi di seluruh kota untuk menangani dampak serangan tersebut.

Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko di lokasi serangan (Sumber: Reuters)
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, dengan kekhawatiran bahwa banyak orang mungkin masih terkubur di bawah reruntuhan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan serangan itu merusak lebih dari 20 lokasi di seluruh Kyiv, "sebagian besar bangunan tempat tinggal biasa," serta sebuah ambulans, lembaga penelitian, hotel, dan bisnis lainnya.

Tim penyelamat masih mencari korban di reruntuhan (Sumber: Reuters)
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa militernya telah melancarkan serangan skala besar menggunakan senjata jarak jauh dan berpresisi tinggi, termasuk drone, sebagai tanggapan atas serangan Ukraina terhadap infrastruktur sipil di wilayah Rusia.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/nga-khong-kich-quy-mo-lon-kiev-222260702190217517.htm










