Hakimi telah menjadi ancaman serangan yang sangat penting bagi PSG. |
Pada 24 Juni, Hakimi mencetak gol melawan Seattle Sounders, membantu PSG mengamankan posisi pertama di Grup B pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2025™, sehingga sekali lagi menegaskan statusnya sebagai salah satu bek kanan terbaik di dunia saat ini.
Pada saat itu, Hakimi berakselerasi dari separuh lapangan sendiri, kemudian tiba di area penalti untuk menembak dan mencetak gol melawan Seattle Sounders. Ia juga menerima penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan. Hakimi tampil mengesankan dengan 24 kontribusi gol musim ini, menjadi pemain kunci dalam gaya permainan tim Paris di bawah pelatih Luis Enrique.
Namun, gambar Hakimi yang tampak kelelahan dan bersandar pada papan iklan di babak kedua melawan Seattle-lah yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan publik Prancis. Dengan jadwal yang padat dan tanpa pengganti yang sesungguhnya dalam skuad, PSG harus serius mempertimbangkan untuk mencari opsi cadangan bagi pemain ini di jendela transfer musim panas 2025.
Hakimi telah bermain dengan intensitas luar biasa musim ini. Dari pemain yang hanya dianggap cocok sebagai pemain sayap ketika tiba di Paris pada tahun 2021, ia telah diubah oleh Enrique menjadi kekuatan penyerang sejati.
Tidak lagi hanya seorang bek, Hakimi kini menjadi ancaman serangan yang berbahaya, sering maju ke depan untuk memanfaatkan ruang dan mengubah setiap pergerakannya menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Hakimi telah bermain sangat baik musim ini. |
Pelatih Enrique bercanda, "Achraf hanya bermain sebagai bek ketika Donnarumma menguasai bola." Sementara itu, Hakimi dengan percaya diri menyatakan, "Saya belum pernah dalam performa sebaik sekarang, dan itu berkat dia."
Hubungan antara keduanya sangat dekat. PSG sering menggunakan Hakimi sebagai aset strategis setiap kali lawan bertahan secara defensif. Termasuk gol terbarunya di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025™, Hakimi telah mencetak 10 gol dan memberikan 14 assist di semua kompetisi musim ini, angka yang sangat mengesankan untuk seorang bek.
Sebelum Enrique tiba di Parc des Princes, Hakimi sempat mempertimbangkan untuk pergi. Namun, pelatih asal Spanyol itulah yang membantu Hakimi mengubah pikirannya dan menjadi salah satu pilar terpenting PSG.
Rekan-rekan setimnya menominasikannya untuk mengenakan ban kapten musim panas ini – sebuah penghargaan yang pantas untuk pemain yang sedang mengalami masa-masa terbaik dalam kariernya. Di Afrika, bahkan ada kampanye yang menyerukan agar Hakimi maju sebagai kandidat Ballon d'Or 2025.
Sebelum pertandingan antara Hakimi dan PSG, ada pertandingan penting di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025™. Setelah finis pertama di Grup B, PSG akan menghadapi tim peringkat kedua di Grup A, Inter Miami, di babak gugur.
Sumber: https://znews.vn/nga-mu-truoc-hakimi-post1564145.html






Komentar (0)