Harga emas SJC terbaru
Pekan lalu, harga emas SJC tetap stabil, tetapi selisih yang tinggi antara harga beli dan harga jual mengakibatkan kerugian signifikan bagi para investor.
Jika seorang investor membeli emas di DOJI Group pada tanggal 22 Juni dengan harga 76,98 juta VND/ounce dan menjualnya hari ini (29 Juni), mereka akan kehilangan 2 juta VND/ounce. Sementara itu, mereka yang membeli emas di Saigon Jewelry Company (SJC) juga akan mengalami kerugian serupa.
Saat ini, selisih antara harga beli dan harga jual emas tercatat sekitar 2 juta VND per tael. Para ahli meyakini bahwa selisih ini sangat tinggi, sehingga menimbulkan risiko kerugian bagi investor dalam jangka pendek.
Harga cincin emas murni 9999
Per pukul 6 sore hari ini, harga cincin emas 9999 Hung Thinh Vuong di DOJI tercatat sebesar 74,65-75,90 juta VND/ounce (harga beli - harga jual).
Perusahaan Perhiasan Saigon mencantumkan harga cincin emas sebesar 73,95-75,55 juta VND/ons (harga beli - harga jual).
Bao Tin Minh Chau mencantumkan harga cincin emas sebesar 74,68-75,98 juta VND/ons (harga beli - harga jual).
Harga emas dunia
Per pukul 6 sore hari ini, harga emas dunia yang tercantum di Kitco adalah $2.325,7 per ons.
Prakiraan harga emas
Harga emas global turun di tengah penguatan indeks dolar AS. Pada pukul 18.00 tanggal 29 Juni, Indeks Dolar AS, yang mengukur fluktuasi nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang utama, berada di angka 105.530 poin.
Survei emas mingguan terbaru dari Kitco News menunjukkan bahwa sebagian besar pakar industri memiliki pandangan netral terhadap harga emas minggu depan. Sementara itu, sentimen ritel tetap cukup optimis tentang prospek jangka pendek emas.
Minggu ini, 12 analis Wall Street berpartisipasi dalam survei emas Kitco News. Empat ahli (33%) memprediksi harga emas akan lebih tinggi minggu depan. Dua analis (17%) memprediksi harga akan lebih rendah. Enam ahli lainnya (tepat 50%) memberikan pandangan netral terhadap harga emas dalam jangka pendek.
Sementara itu, 178 suara diberikan dalam jajak pendapat daring Kitco. Investor di pasar modal memiliki pandangan yang berbeda mengenai prospek jangka pendek emas.
Delapan puluh enam pedagang ritel (setara dengan 48%) memperkirakan harga emas akan naik minggu depan. Lima puluh lainnya (setara dengan 28%) memperkirakan harga logam mulia tersebut akan turun. Sisanya, 42 (setara dengan 24%) percaya bahwa harga emas akan tetap stabil minggu depan.
Minggu depan akan ada sejumlah rilis data ekonomi yang dapat memengaruhi harga emas. Pada hari Senin, pasar akan menerima Indeks Manajer Pembelian Manufaktur ISM AS (PMI); diikuti oleh rilis perkiraan CPI cepat Zona Euro dan data pekerjaan JOLTS pada hari Selasa.
Presiden ECB Christine Lagarde dan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell juga akan berbicara di konferensi bank sentral di Portugal.
Kemudian pada hari Rabu, pasar akan memperhatikan data ketenagakerjaan ADP, angka klaim pengangguran mingguan AS, serta risalah rapat FOMC bulan Juni. Terakhir, laporan penggajian non-pertanian AS bulan Juni akan dirilis pada Jumat pagi.
Sumber: https://laodong.vn/tien-te-dau-tu/cap-nhat-gia-vang-chot-phien-296-nguy-co-thua-lo-hien-huu-1359485.ldo






Komentar (0)