
- Dapatkah sang komposer berbagi inspirasi di balik karyanya "Vietnam - Sebuah Mimpi yang Bersinar Terang"?
- Dalam setiap karya, terlepas dari genre-nya, saya selalu berupaya untuk menanamkan semangat zaman di dalamnya, sambil tetap melestarikan esensi bangsa. "Vietnam - Sebuah Mimpi Cerah" lahir dari pengamatan, refleksi, dan emosi selama bertahun-tahun mengenai perkembangan negara, terutama dalam 10 tahun terakhir.
Saya lahir di masa perang, mengalami tahun-tahun reformasi nasional, dan hari ini, era integrasi dan pembangunan. Di dalam diri saya terdapat gambaran Vietnam yang muncul dari masa lalu, ditandai dengan pasang surut yang tak terhitung jumlahnya, namun selalu membawa aspirasi yang kuat untuk kemajuan. Inspirasi untuk lagu "Vietnam - Sebuah Mimpi yang Bersinar" berasal dari "mimpi" tentang Vietnam yang kuat dan makmur ini. Kata "bersinar" itu sendiri tidak hanya mewakili cahaya pencapaian, tetapi juga cahaya keyakinan pada Partai Komunis Vietnam , keyakinan pada para pemimpin tertinggi negara, dan keyakinan pada generasi sekarang, yang terus menuliskan mimpi itu melalui kehidupan dan aspirasi mereka.
Meskipun saya menulis karya dalam genre klasik, saya selalu memikirkan struktur sebuah karya musik kamar, dan jauh di dalam melodi dan liriknya tersembunyi jiwa Vietnam. Saya ingin menceritakan kisah dari masa lalu hingga masa kini dan juga ingin karya saya berkontribusi untuk menegaskan kedudukan musik Vietnam dalam arus kontemporer.
- Dalam lagu ini, Anda membangkitkan banyak "musim gugur bersejarah" bangsa ini. Mengapa citra ini menjadi emosi utama dalam karya tersebut?
Saya bekerja sebagai peneliti, penulis, dan jurnalis sekaligus. Pekerjaan dan perjalanan profesional saya telah memberi saya perspektif yang luas dan beragam tentang realitas negara ini. Saat menulis artikel atau membuat karya, saya cenderung membuat koneksi, mencari sudut pandang unik dan perspektif historis untuk mendekati suatu isu. Citra "musim gugur historis" secara bertahap menjadi tema yang berulang dalam karya saya, sebagai cara untuk menghubungkan masa lalu dengan masa kini.
Awalnya, lagu ini memiliki judul yang berbeda, tetapi judul tersebut sudah diambil dari lagu sebelumnya, jadi saya mengubahnya menjadi "Vietnam - Sebuah Mimpi Cerah," menggunakan satu baris dari lagu tersebut sebagai judulnya. Judul itu sesuai dengan realitas negara saat ini. "Vietnam - Sebuah Mimpi Cerah" adalah mimpi Vietnam, yang terbentuk dari masa lalu sejarah bangsa yang gemilang; didorong oleh budaya dan kini bersinar terang dalam realitas yang dinamis saat ini.
- Dengan Vietnam yang berintegrasi dan berkembang pesat, pesan apa yang ingin disampaikan komposer melalui karyanya?
- “Partai adalah hati, pikiran, dan obor/ Memimpin Vietnam di bawah bintang emas yang cemerlang/ Diwariskan dari ayah ke anak/ Kebijaksanaan semakin bertambah/ Untuk negara dan rakyat, membangun masa depan/ Era perjuangan untuk membangun zaman baru/ Keyakinan yang cerah membimbing Vietnam” - ini bukan sekadar lirik, tetapi puncak dari keyakinan pribadi saya yang mendalam terhadap Partai dan generasi pemimpin Vietnam. Pada kenyataannya, kita sedang berintegrasi secara mendalam ke dalam komunitas global dan mengalami transformasi radikal untuk memasuki era pembangunan baru - era keyakinan, aspirasi, dan kemajuan yang mantap dalam perjalanan membangun bangsa.
- Lagu ini memiliki banyak versi berbeda, tetapi yang paling mengesankan adalah versi yang dibawakan dalam program seni "Tanah Air di Hatiku" baru-baru ini di Teater Ho Guom. Dapatkah sang komposer berbagi perasaannya tentang karyanya yang dibawakan dalam program yang begitu khidmat dan bermakna?
Banyak orang sering berasumsi bahwa lagu apa pun dapat dibawakan dengan orkestra simfoni. Namun, penting untuk mengklarifikasi bahwa hanya lagu-lagu yang disusun dengan pola pikir instrumental sejak awal, saat ditulis, yang benar-benar memiliki "bobot" yang diperlukan untuk dibawakan di ruang orkestra. Ini menjelaskan mengapa sebuah karya baru, yang dibawakan untuk pertama kalinya dengan orkestra simfoni, diterima dengan sangat baik oleh publik. Sebelum pertunjukan resminya, karya tersebut muncul di platform digital karena saya belum dapat mengaransemen karya tersebut dengan orkestra simfoni; saya hanya merekamnya menggunakan perangkat lunak yang dikombinasikan dengan rekaman langsung beberapa instrumen seperti piano, biola, dan cello...
Saat mendengar bahwa karya saya, "Vietnam - Sebuah Mimpi Cerah," dinominasikan untuk ditampilkan dalam program "Tanah Air di Hatiku," saya sangat gembira. Saya sangat menghargai komposer muda Le Bang atas aransemennya, penyanyi Truong Linh atas penampilannya, dan konduktor Tran Nhat Minh beserta hampir 100 seniman dari Orkestra Simfoni Hanoi yang telah berkontribusi mewujudkan "mimpi" saya. Dalam perjalanan menciptakan seni, bagi setiap pencipta, sekadar karyanya ditampilkan pada waktu yang tepat – dalam acara yang bermakna – sudah merupakan berkah yang besar.
- Dengan pengalaman Anda sebagai jurnalis dan komposer, bagaimana Anda memandang peran musik politik dalam kehidupan kontemporer?
- Saya selalu memiliki keyakinan yang teguh pada peran musik dalam mengiringi bangsa. Karya saya hanyalah "butir pasir" kecil, tetapi saya percaya bahwa generasi musisi masih dengan tekun menciptakan karya-karya berharga yang mengiringi negara, berkontribusi pada perkembangan sastra, seni, dan industri budaya.
- Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada komposer Tran Le Chien!
Sumber: https://hanoimoi.vn/nhac-si-tran-le-chien-toi-muon-ke-cau-chuyen-tu-qua-khu-toi-hien-tai-745917.html






Komentar (0)