Organisasi yang ramping dan efisien.
Saat ini provinsi tersebut memiliki 125 Pusat Layanan Administrasi Publik, termasuk 1 pusat tingkat provinsi dan 124 pusat tingkat kecamatan. Pusat-pusat ini diorganisir dan dioperasikan secara stabil, menjadi titik kontak langsung antara pemerintah dan masyarakat. Personel dialokasikan secara efisien namun terarah, dengan rata-rata 5,37 petugas dan pegawai negeri sipil di setiap pusat tingkat kecamatan, bersama dengan dukungan dari anggota serikat pemuda dan tim teknologi digital masyarakat.
Penyelesaian peraturan tentang organisasi dan pengoperasian 100% Pusat Layanan Administrasi Publik di semua tingkatan telah menciptakan kerangka hukum yang jelas, memastikan keseragaman dalam menerima, memproses, dan menyampaikan hasil prosedur administrasi, serta berkontribusi pada peningkatan profesionalisme dan tanggung jawab pejabat dan pegawai negeri sipil.
Salah satu poin penting dari reformasi administrasi provinsi adalah peninjauan, pengurangan, dan penyederhanaan prosedur administrasi. Provinsi telah menyetujui rencana untuk menyederhanakan 1.621 prosedur administrasi; di antaranya, waktu pemrosesan telah dikurangi sebesar 30% untuk 980 prosedur. Banyak komponen dokumen telah disederhanakan melalui pemanfaatan dan penggunaan data digital, meminimalkan kebutuhan warga untuk mengirimkan kembali dokumen yang sudah tersedia di basis data negara.
Secara khusus, provinsi ini telah menerapkan dengan kuat penyelesaian prosedur administratif tanpa memandang batas wilayah administratif. Sebanyak 1.368 prosedur administratif diterima dan diproses di Pusat Layanan Administrasi Publik tingkat kecamatan, memungkinkan masyarakat untuk menyelesaikan prosedur di lokasi yang paling nyaman, tanpa dibatasi oleh tempat tinggal atau pendaftaran rumah tangga mereka. Ini merupakan langkah maju yang penting, yang secara jelas menunjukkan pola pikir berorientasi pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusatnya.
Transformasi digital telah diidentifikasi sebagai "pengungkit" penting dalam reformasi administrasi. Sistem informasi untuk menangani prosedur administrasi di provinsi Tuyen Quang telah ditingkatkan untuk memenuhi persyaratan pengoperasian model pemerintahan daerah dua tingkat, dengan kapasitas untuk melayani setidaknya 5.000 akses simultan dan waktu respons rata-rata kurang dari 2,5 detik untuk setiap alur kerja.
Sistem ini telah terintegrasi dan terhubung dengan 24 basis data nasional dan khusus, memungkinkan warga dan bisnis untuk memberikan informasi hanya sekali, meminimalkan pekerjaan administrasi, biaya, dan waktu perjalanan. Tingkat penyampaian layanan publik daring mencapai 95,30%, di mana layanan publik daring dengan proses lengkap mencapai 46,73%.
Bersamaan dengan itu, digitalisasi catatan dan hasil prosedur administrasi telah dipercepat, dengan tingkat digitalisasi sebesar 87,67% dan tingkat elektronik sebesar 88,06% untuk catatan yang diterbitkan. Ini merupakan fondasi penting untuk pembentukan data digital bersama, yang melayani manajemen, administrasi, dan penyediaan layanan publik secara lebih efektif.
Provinsi ini telah menyelenggarakan berbagai pelatihan tentang pengoperasian Pusat Layanan Administrasi Publik, penggunaan sistem layanan publik daring, penerapan kecerdasan buatan, dan peningkatan budaya layanan publik bagi ratusan pejabat dan pegawai negeri sipil. Semangat pergeseran dari "manajemen" ke "pelayanan" secara bertahap menyebar, berkontribusi pada perubahan gaya kerja dan sikap pejabat dan pegawai negeri sipil, menuju profesionalisme, keramahan, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Ukuran keberhasilan adalah kepuasan masyarakat.
Upaya reformasi administrasi di provinsi Tuyen Quang telah membuahkan hasil yang jelas dan terukur, yang dapat dikuantifikasi dengan angka-angka spesifik.
Indeks provinsi untuk pengarahan, pengelolaan, dan evaluasi kualitas pelayanan kepada warga dan pelaku usaha dalam pelaksanaan prosedur administrasi dan pelayanan publik secara real-time mencapai 89,50 poin, dengan peringkat "Baik" dan menempatkannya di posisi ke-14 dari 34 provinsi dan kota di seluruh negeri. Angka-angka ini tidak hanya mencerminkan efektivitas aparatur administrasi tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Namun, provinsi ini juga secara jujur mengakui bahwa masih ada kekurangan dan keterbatasan, seperti kesulitan dalam menyelesaikan beberapa prosedur di sektor pertanahan; tingkat pemanfaatan dan penggunaan kembali data digital yang rendah; dan lambatnya penanganan umpan balik dan saran dari warga di beberapa bidang. Keterbatasan ini menuntut reformasi yang lebih kuat dan lebih tegas di masa mendatang.
Menatap ke depan hingga tahun 2026 dan seterusnya, provinsi ini bertekad untuk terus memprioritaskan kepuasan rakyat sebagai tujuan tertinggi dan prinsip panduan untuk semua kegiatan reformasi administrasi. Fokusnya akan diarahkan pada penyederhanaan lebih lanjut prosedur administrasi, perluasan layanan publik daring yang lengkap, penyempurnaan pemerintahan digital dan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan; serta membangun tim pejabat dan pegawai negeri sipil yang "dekat dengan rakyat, memahami rakyat, dan melayani rakyat" sesuai dengan semangat Proyek Budaya Pelayanan Publik.
Reformasi administrasi adalah perjalanan panjang dan berkelanjutan tanpa titik akhir. Dengan tekad politik yang kuat, pendekatan sistematis, dan konsensus dari seluruh sistem politik, provinsi Tuyen Quang secara bertahap membangun sistem administrasi yang modern, profesional, transparan, dan efisien. Setiap kasus diproses lebih cepat, setiap prosedur disederhanakan, dan setiap senyum puas dari warga setelah menerima hasil prosedur administrasi adalah bukti paling nyata dari tujuan utama reformasi administrasi: melayani rakyat.
Teks dan foto: Thanh Phuc
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/xa-hoi/202601/nhan-dan-la-trung-tam-f0e537c/






Komentar (0)