Setelah baru saja berpisah dengan manajer Erik ten Hag, Manchester United telah mengalami transformasi besar di bawah manajer sementara Ruud van Nistelrooy. Tim Old Trafford mengalahkan Leicester 5-2 di Piala Liga untuk mengamankan tempat di perempat final. Pertandingan ini juga menampilkan penampilan luar biasa dari Bruno Fernandes dan Casemiro.
Ini adalah kali pertama Setan Merah mencetak lima gol melawan lawan yang sama dalam satu pertandingan sejak Agustus 2021. Kemenangan melawan Leicester adalah batu loncatan yang baik bagi Man Utd saat mereka menjamu Chelsea.
Analisis dan statistik untuk pertandingan Man Utd vs Chelsea.
Manchester United sedang dalam performa buruk di musim Liga Premier 2024-2025. Setelah 9 pertandingan, mereka hanya mengumpulkan 11 poin, menempati peringkat ke-13. Tingkat konversi peluang menjadi gol mereka juga yang terburuk di liga. Akibatnya, Man Utd (8 gol) hanya mencetak lebih banyak gol daripada satu tim, Southampton (7 gol). Wolves yang berada di posisi terbawah telah mencetak 14 gol yang luar biasa.
Namun, Manchester United tetap memasuki pertandingan melawan Chelsea dengan pertanda positif. Man Utd belum pernah kalah dari Chelsea dalam 11 pertemuan kandang terakhir mereka di Premier League, dengan 5 kemenangan dan 6 hasil imbang. Jika mereka menang malam ini, tim Manchester akan memenangkan tiga pertandingan berturut-turut melawan Chelsea di Old Trafford untuk pertama kalinya sejak Januari 1957.
Manchester United meraih hasil bagus saat menjamu Chelsea di kandang.
Ini bukan tugas mudah, karena Chelsea sedang dalam performa yang sangat baik di bawah manajer Enzo Maresca. The Blues saat ini berada di posisi keenam, hanya terpaut satu poin dari Arsenal di posisi keempat. Jika mereka mengalahkan Man Utd, mereka akan menyalip tim kejutan Nottingham Forest dan secara resmi masuk ke tiga besar.
Terakhir kali Chelsea bermain melawan Man Utd, mereka meraih kemenangan dramatis 4-3 di kandang. Masalah bagi tim London itu adalah mereka belum pernah mengalahkan Man Utd dalam dua pertandingan berturut-turut sejak Maret 2011.
Manajer Maresca bertekad untuk mengakhiri rentetan performa buruknya melawan Man Utd. Ia tidak memasukkan Nicolas Jackson ke dalam skuad dan menempatkan Palmer di bangku cadangan dalam kekalahan tengah pekan melawan Newcastle, agar dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk perjalanan ke Old Trafford. Chelsea umumnya dianggap sebagai tim yang lebih kuat, tetapi statistik historis lebih mengunggulkan Man Utd.
Situasi darurat
Baik Manchester United maupun Chelsea tidak melaporkan adanya cedera setelah pertandingan Piala Liga mereka.
Casemiro kemungkinan akan menjadi starter, setelah mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhirnya. Sejak bergabung dengan Man Utd, gelandang asal Brasil ini juga mencetak dua gol melawan Chelsea. Oleh karena itu, Manuel Ugarte akan tetap berada di bangku cadangan. Christian Eriksen akan berduet dengan Casemiro di lini tengah.
Bagi Chelsea, Jadon Sancho sedang sakit dan dipastikan akan absen dalam pertandingan ini. Ini merupakan pukulan besar bagi Chelsea karena bintang Inggris tersebut telah bermain bagus sejak bergabung dengan tim. Tanpa Sancho, Pedro Neto akan mengambil alih posisi gelandang kiri. Posisi sayap kanan akan tetap diisi oleh Noni Madueke.
Sancho absen dalam pertandingan melawan mantan klubnya.
Harapan terbesar manajer Maresca tetaplah Cole Palmer. Dia telah mencetak gol melawan Man Utd dalam ketiga pertemuan terakhir mereka di Premier League.
Susunan pemain yang diharapkan dari Man Utd: Onana; Mazraoui, De Ligt, Martinez, Dalot; Casemiro, Eriksen; Rashford, Fernandes, Garnacho; Hojlund.
Susunan pemain Chelsea yang diharapkan: Sanchez; James, Fofana, Colwill, Gusto; Caicedo, Lavia; Madueke, Palmer, Neto; Jackson.
Prediksi skor
Man Utd 2-2 Chelsea.
Sumber: https://vtcnews.vn/nhan-dinh-bong-da-man-utd-vs-chelsea-bat-phan-thang-bai-ar905343.html








Komentar (0)