Gerhana matahari total terpanjang yang pernah tercatat terjadi lebih dari 2.700 tahun yang lalu, berlangsung selama 7 menit dan 28 detik, hanya beberapa detik sebelum maksimumnya.
Simulasi tahapan gerhana matahari total. Foto: Earthsky
Pada 8 April 2024, pengamat di sebagian wilayah Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada akan dapat menyaksikan gerhana matahari total, sementara seluruh Amerika Utara akan dapat menyaksikan setidaknya satu gerhana sebagian. Durasi totalitas maksimum—ketika Matahari sepenuhnya tertutup Bulan—adalah 4 menit 28 detik, yang akan terjadi di dekat desa Nazas di barat laut Meksiko. Durasi tersebut relatif lama, tetapi masih jauh lebih singkat dari rekor gerhana matahari total terpanjang dalam sejarah.
Gerhana matahari total terpanjang yang pernah tercatat adalah 7 menit dan 28 detik, yang terjadi pada tanggal 15 Juni 743 SM di Samudra Hindia, di lepas pantai Kenya dan Somalia, Afrika, menurut NASA.
Secara matematis, gerhana matahari total terlama di Bumi adalah 7 menit 31 detik, menurut astronom Jean Meeus. Peristiwa ini dapat terjadi dalam radius 5 derajat di utara khatulistiwa pada bulan Juli, ketika Matahari berada pada titik terjauhnya dari Bumi dan tampak lebih kecil di langit, sementara Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi.
Tidak ada catatan gerhana matahari selama ini, setidaknya dalam beberapa ribu tahun terakhir. Namun, dalam sekitar 150 tahun ke depan, sesuatu yang mendekati ini mungkin terjadi. Para ilmuwan telah menghitung gerhana matahari total di masa depan yang jauh. Menurut mereka, gerhana di Samudra Atlantik di lepas pantai Guyana Prancis pada 16 Juli 2186 diperkirakan akan memiliki fase total selama 7 menit 29 detik.
"Selama gerhana 2186, bayangan Bulan akan muncul di atas pusat Bumi. Bulan akan tampak sangat besar karena relatif dekat, dan Matahari akan tampak sangat kecil karena jauh. Semua hal ini berpadu membuat fase total gerhana 2186 menjadi sangat panjang," ujar pakar gerhana Dan McGlaun.
Meskipun gerhana matahari total terpanjang dalam sejarah terjadi ribuan tahun yang lalu dan gerhana yang lebih lama baru akan terjadi dalam 100 tahun ke depan, para pengamat dapat "mencurangi" jika mereka memiliki pesawat supersonik. Pada 30 Juni 1973, tujuh ilmuwan di pesawat supersonik Concorde 001 terbang dengan kecepatan Mach 2 (dua kali kecepatan suara) untuk memperpanjang waktu pengamatan gerhana total dari 7 menit 4 detik menjadi 74 menit yang mencengangkan.
Thu Thao (Menurut Live Science )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)